PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ketapang-Gilimanuk menyiagakan 55 armada kapal untuk melayani angkutan mudik Lebaran 2026 di Selat Bali. Puncak arus mudik melalui Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, diprediksi terjadi pada 16 Maret mendatang.
"Kami menyediakan 55 kapal untuk angkutan Lebaran tahun ini. Tidak ada perbantuan kapal besar, kami optimalkan kapal yang ada untuk memperlancar mudik tahun ini," ungkap Manager Usaha PT ASDP Gilimanuk, Didi Juliansyah, saat dikonfirmasi detikBali, Selasa (10/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Didi menjelaskan operasional kapal akan dibagi ke dalam tiga skema, yakni pola normal, padat, dan sangat padat. Penerapan pola ini akan disesuaikan dengan volume pemudik yang tiba di Pelabuhan Gilimanuk secara real-time.
Jika terjadi lonjakan penumpang yang signifikan atau membeludak, ASDP akan melakukan penambahan jumlah kapal yang beroperasi di setiap pola tersebut. Selain itu, durasi bongkar muat (port time) akan dipercepat agar sirkulasi kendaraan lebih lancar.
"Pola operasi normal, padat, dan sangat padat akan kami terapkan. Tentunya akan ada penambahan kapal di tiap pola operasi tersebut jika dibutuhkan, yaitu mulai dari normal 28 kapal, padat 30 kapal, dan sangat padat 32 kapal," imbuh Didi.
ASDP Gilimanuk memprediksi puncak arus mudik di Pelabuhan Gilimanuk akan terjadi pada empat hari menjelang Lebaran (H-4) atau pada 16 Maret 2026. Sedangkan, puncak arus balik diperkirakan terjadi pada lima hari setelah Lebaran (H+5) atau 26 Maret 2026.
"Peningkatan dari kemarin malam kemungkinan ada mudik lebih awal. Namun, masih didominasi oleh logistik menjelang pembatasan truk logistik pada 13 Maret sehingga banyak yang menyeberang duluan," kata Didi
Didi mengingatkan warga yang hendak mudik ke luar Pulau Bali untuk mengatur waktu keberangkatan. Terlebih, momen mudik Lebaran tahun ini bertepatan dengan rangkaian Hari Raya Nyepi.
Seperti diketahui, lalu lintas penyeberangan dari Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, akan ditutup saat Nyepi. Pelabuhan Ketapang ditutup total mulai 18 Maret pukul 17.00 WIB. Sedangkan, Pelabuhan Gilimanuk ditutup total mulai 19 Maret 2026 pukul 05.00 Wita.
"Kami mengimbau warga agar mudik lebih awal. Hal ini untuk mengantisipasi terjebak antrean saat puncak arus mudik, serta memastikan warga sudah terangkut ke Pelabuhan Ketapang sebelum Pelabuhan Gilimanuk ditutup total saat Nyepi," tegas Didi.
(iws/iws)










































