Anjing Diduga Rabies Mengamuk di Pasar Buleleng, 15 Warga Tergigit

Sui Suadnyana, Wijaya Kusuma - detikBali
Minggu, 08 Mar 2026 19:21 WIB
Foto: Ilustrasi anjing rabies. (Getty Images/iStockphoto/Liudmila Chernetska)
Buleleng -

Anjing liar diduga terinfeksi rabies mengamuk di Pasar Buleleng, Bali, Minggu (8/3/2026) pagi. Akibat kejadian tersebut, sebanyak 15 warga digigit. Para korban kemudian mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buleleng.

Direktur RSUD Buleleng, Ketut Suteja Wibawa, mengatakan para korban dibawa ke Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Buleleng sekitar pukul 08.00 Wita. Sebagian besar korban telah diperbolehkan pulang setelah menjalani perawatan.

"Memang benar. Sebagian korban sudah tertangani dan boleh pulang setelah penanganan. Hanya satu orang yang harus opname," kata Suteja saat dikonfirmasi.

Menurut Suteja, seluruh korban telah ditangani sesuai standard operating procedure (SOP) penanganan gigitan hewan penular rabies. Penanganan lanjutan, seperti vaksinasi, mengikuti arahan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Buleleng.

Korban dengan kategori gigitan non-risiko tinggi diminta kembali ke fasilitas kesehatan masing-masing. Sementara korban dengan kategori risiko tinggi telah diarahkan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut di Rumah Sakit Giri Emas. Adapun satu pasien yang dirawat akan menerima vaksin yang dibawakan oleh Dinkes Buleleng pada Senin (9/3/2026).

Sementara itu, anjing yang menggigit warga telah diamankan oleh dokter hewan bersama tim siaga rabies (tisira) untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Sampel otak anjing tersebut akan diambil dan dibawa ke Denpasar untuk pemeriksaan laboratorium guna memastikan kemungkinan infeksi rabies.



Simak Video "Anjing Rabies Ngamuk di Karangasem, 12 Warga-1 Sapi Digigit"

(iws/iws)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork