Nyepi-Lebaran Berdekatan, Dishub Bali Prediksi Lonjakan Arus Mudik 14-18 Maret

Hani Sofia Muthmainnah - detikBali
Selasa, 03 Mar 2026 16:01 WIB
Ilustrasi - Pemudik antre memasuki kapal pada H-5 Idul Fitri 1445 H di dermaga Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, Jumat (5/4/2024). (Foto: ANTARA FOTO/Nyoman Hendra WibowoFoto: ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo)
Denpasar -

Hari Raya Nyepi dan Lebaran tahun ini akan dilaksanakan pada hari yang berdekatan. Lonjakan arus mudik di Bali diprediksi terjadi pada 14-18 Maret 2026.

Kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Bali, I Kadek Mudarta, memprediksi kepadatan kendaraan akan terjadi di Jalan Denpasar-Gilimanuk mengingat jalur ini merupakan akses utama pemudik menggunakan transportasi darat. Menurutnya, masyarakat akan mulai melakukan perjalanan mudik lebih awal atau sebelum Nyepi yang jatuh pada 19 Maret.

"Kami memprediksi peningkatan arus mudik sudah mulai sejak 14 Maret. Maka kami mengimbau masyarakat untuk mudik lebih awal. Jika memungkinkan, lebih baik berangkat sebelum 16 Maret," ujar Mudarta saat dikonfirmasi detikBali, Selasa (3/3/2026).

Sementara itu, Mudarta memperkirakan puncak arus mudik akan terjadi pada 16-17 Maret. Ia mengingatkan warga agar menghindari perjalanan mudik pada 18 Maret karena bertepatan dengan upacara pengerupukan dan arak-arakan ogoh-ogoh.

"Jika terlalu mepet, risikonya bukan hanya terjebak macet, tapi juga menghambat kegiatan keagamaan menjelang Nyepi," kata Mudarta.



Simak Video "Video: Pantauan Arus Mudik di Tol Cipularang Rest Area Km 88 A"


(iws/iws)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork