Pemkab Buleleng Siapkan Rekayasa Lalin Selama Penataan Kota Singaraja

Sui Suadnyana, Wijaya Kusuma - detikBali
Jumat, 20 Feb 2026 17:45 WIB
Foto: Groundbreaking penataan kawasan titik nol Singaraja, Jumat (20/2/2026). (Made Wijaya Kusuma)
Buleleng -

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng menyiapkan sejumlah skema rekayasa lalu lintas selama penataan Kota Singaraja. Karena proyek berada di pusat kota, pengalihan arus kendaraan besar akan diberlakukan sementara hingga pekerjaan selesai.

"Truk-truk besar akan dialihkan sementara sampai pengerjaan selesai. Ini demi kenyamanan masyarakat," ujar Bupati Buleleng, Nyoman Sutjidra, seusai prosesi groundbreaking atau peletakan batu pertama penataan Kota Singaraja, Jumat (20/2/2026).

Proyek penataan Kota Singaraja ditargetkan efektif selama sekitar 4,5 bulan dan rampung pada Juli mendatang. Menurut Sutjidra, penataan kawasan titik nol ini merupakan bagian dari upaya mempercantik sekaligus menata wajah Kota Singaraja agar lebih tertib, nyaman, dan representatif sebagai ibu kota Buleleng.

Sutjidra menyadari proses pengerjaan berpotensi menimbulkan gangguan bagi aktivitas warga, khususnya yang melintas di sekitar lokasi proyek.

"Saya mohon maaf apabila aktivitas masyarakat terganggu saat melintas di kawasan Tugu Singa Ambara Raja dan Kantor Bupati (Buleleng). Mudah-mudahan ini membawa kebaikan untuk penataan Kota Singaraja ke depan," harap Sutjidra.

Diberitakan sebelumnya, penataan kawasan titik nol Kota Singaraja resmi dimulai. Groundbreaking atau peletakan batu pertama proyek tersebut digelar dan dipuput oleh sulinggih sebagai simbol dimulainya pekerjaan fisik di kawasan bersejarah itu, Jumat (20/2/2026).



Simak Video "Video: Ada Reuni 212 di Monas, Simak Rekayasa Lalin Hari Ini"

(hsa/hsa)
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork