Umat Islam telah menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1447 Hijriah mulai, Kamis (19/2/2026). Berikut jadwal buka puasa Denpasar dan sekitarnya hari ini.
Setiap harinya, umat Islam menjalankan ibadah puasa dari terbit fajar hingga matahari terbenam, menahan diri dari makan, minum, serta hal-hal yang membatalkan puasa. Untuk membantu masyarakat menjalankan ibadah dengan lebih teratur, berikut jadwal buka puasa Denpasar dan wilayah Bali 19 Februari 2026/1 Ramadhan 1447 H.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jadwal Buka Puasa Denpasar dan Wilayah Bali 19 Februari 2026/1 Ramadhan 1447 H.
Kota Denpasar
• Maghrib 18:46 Wita
• Isya 19:57 Wita
Kabupaten Badung
• Maghrib 18:47 Wita
• Isya 19:57 Wita
Kabupaten Bangli
• Maghrib 18:46 Wita
• Isya 19:56 Wita
Kabupaten Buleleng
• Maghrib 18:47 Wita
• Isya 19:57 Wita
Kabupaten Gianyar
• Maghrib 18:46 Wita
• Isya 19:56 Wita
Kabupaten Jembrana
• Maghrib 18:49 Wita
• Isya 19:59 Wita
Kabupaten Karangasem
• Maghrib 18:45 Wita
• Isya 19:55 Wita
Kabupaten Klungkung
• Maghrib 18:46 Wita
• Isya 19:56 Wita
Kabupaten Tabanan
• Maghrib 18:47 Wita
• Isya 19:57 Wita
Doa Buka Puasa
Waktu berbuka tidak hanya tentang menghilangkan rasa haus dan lapar, tetapi juga merupakan saat di mana doa-doa dikabulkan dengan sangat kuat.
Oleh karena itu, disarankan bagi umat Islam untuk memperbanyak doa saat berbuka puasa. Salah satu doa yang dapat diucapkan adalah doa yang sering dibaca ketika berbuka.
Dikutip dari detikBali berdasarkan penjelasan Ustaz Adi Hidayat dalam video "Tentang Doa Berbuka Puasa (Part 2)" yang diunggah ke kanal YouTube resminya, kamu dapat mengamalkan dua doa berikut saat berbuka puasa:
Versi Pertama
ذَهَبَ الظَّمَـأُ، وابْــتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَــبَتَ الأَجْرُ إِن شَاءَ اللهُ
Dzahabaz zhama'u wabtallatil 'uruqu wa tsabatal ajru, insyaallah
Artinya: "Rasa dahaga telah hilang, kerongkongan telah basah dan atas kehendak Allah pahala telah ditetapkan. Insya Allah." (HR Abu Daud)
Versi Kedua
اَللّٰهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
Allaahumma lakasumtu wabika aamantu wa'alaa rizqika afthortu birahmatika yaa arhamar-roohimiina.
Artinya: "Ya Allah karena-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa), dengan rahmat-Mu, Ya Allah yang Tuhan Maha Pengasih." (HR Bukhari dan Muslim)
Berdasarkan keterangan Ustaz Adi Hidayat, cara mengamalkan doa buka puasa di atas dapat dengan menggabungkannya. Jadi, doa Dzahabazh zhoma'u dibaca sebagai pembuka, kemudian diikuti dengan doa Allahumma laka shumtu.
Kapan waktu yang tepat membacakan doa buka puasa? Dilansir laman Almanhaj, Rasulullah biasanya membacakan doa Dzahabazh zhoma'u selepas ia membatalkan puasanya.
Ini juga sesuai dengan arti dari bacaan doa buka puasa tersebut, yaitu "Telah hilang rasa haus dan urat-urat telah basah ...".
(nor/nor)










































