Selebgram Lisa Mariana bersama keluarganya diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi kepiting Alaska yang dikirim sebuah warung kaki lima. Peristiwa Lisa diduga keracunan terjadi pada Selasa, 27 Januari 2026.
Insiden keracunan ini membuat ibunda Lisa dirawat intensif akibat kondisi kesehatan yang memburuk. Pengalaman itu disampaikan langsung oleh Lisa melalui media sosial dan siaran langsung TikTok. Ia sekaligus meminta pertanggungjawaban pihak penjual.
Lisa menjelaskan kepiting Alaska tersebut awalnya dikirim sebagai bentuk kerja sama ulasan atau review. Saat itu, ia masih berada di Bali dan baru menerima kiriman kepiting Alaska dari Kepiting Situngku Raja setelah kembali ke rumah bertepatan dengan ulang tahun anaknya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia (pihak penjual kepiting) mau kasih kepiting Alaska, gua masih di Bali. Pulang pas anak ulang tahun. Terus dia kirim, gue review karena itu makanan," ujar Lisa dalam siaran langsungnya dikutip dari detikFood.
Setelah kepiting diterima, Lisa dan keluarga langsung mengonsumsinya. Tak lama setelah makan, Lisa mulai merasakan pusing di kepala. Awalnya ia mengira keluhan tersebut disebabkan oleh kolesterol, padahal porsi yang ia makan sangat sedikit. "Gua makannya secuil doang," kata Lisa.
Namun, kondisi justru memburuk ketika anggota keluarga lain mengalami gejala serius. Keponakannya mendadak mengalami sakit perut hebat, muntah-muntah, dan diare hingga bolak-balik ke kamar mandi.
Situasi makin mengkhawatirkan saat ibunda Lisa harus dilarikan ke rumah sakit. Menurut Lisa, dokter tidak mengizinkan sang ibu untuk pulang karena kondisi yang dinilai parah.
"Nyokap masuk rumah sakit, nggak boleh pulang, harus dirawat. Kadar bakterinya itu tinggi banget," ungkap Lisa. Selain itu, anak dari penata rias Lisa dan asisten rumah tangganya juga dilaporkan mengalami gejala keracunan serupa.
Lisa menduga penyebab keracunan berasal dari pengolahan kepiting Alaska yang tidak sesuai standar suhu. Ia menyebut jenis makanan laut tersebut harus disimpan dan diolah dengan prosedur khusus.
"Kami semua tahu kalau kepiting Alaska itu harus ada di suhu tertentu. Nah, satu keluarga saya kena bakteri," ujar Lisa.
Hingga kini, ibunda Lisa masih menjalani perawatan. Sementara Lisa terus berupaya menuntut tanggung jawab pihak yang mengirim kepiting tersebut dan meminta edukasi lebih ketat bagi pelaku usaha seafood.
Artikel ini telah tayang di detikFood. Baca selengkapnya di sini!