DISCLAIMER: Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.
Warga digegerkan dengan penemuan dua orang tewas di sebuah kamar kos di Banjar Adat Sari Kelod, Dinas Buyan, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Bali. Keduanya diduga mengakhiri hidup dengan cara gantung diri akibat hubungan asmara terlarang.
Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, mengungkapkan peristiwa itu pertama kali dilaporkan oleh warga sekitar pukul 11.00 Wita. Kedua korban terdiri dari laki-laki berinisial PA (28) dan perempuan berinisial KS (24).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Begitu menerima informasi, petugas langsung menuju lokasi, melakukan pengamanan lokasi, olah tempat kejadian perkara (TKP), serta berkoordinasi dengan petugas medis untuk memastikan kondisi korban," ujar Yohana, Selasa (20/1/2026).
Berdasarkan pemeriksaan awal, salah seorang saksi tiba di lokasi dan melihat sepeda motor milik korban perempuan terparkir di depan kamar sekitar pukul 10.30 Wita. Saksi kemudian mengetuk pintu kamar kos selama kurang lebih 10 menit, tetapi tidak mendapat respons.
Selanjutnya, saksi meminta bantuan pemilik kos untuk membuka pintu kamar tersebut menggunakan kunci cadangan. Namun, pintu kamar ternyata terkunci dari dalam.
Saksi kemudian berusaha melihat situasi di dalam kamar lewat ventilasi dan mendapati kedua korban sudah dalam kondisi tergantung. Pemilik kos selanjutnya menghubungi aparat desa dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sukasada.
Yohana menjelaskan petugas medis dari Puskesmas Sukasada II sudah melakukan pemeriksaan luar terhadap kedua korban. Hasil pemeriksaan menyatakan kedua korban telah meninggal dunia beberapa jam sebelum ditemukan. Menurutnya, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lain di luar dugaan gantung diri.
Baca juga: Darurat Bunuh Diri di Bali |
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, motif keduanya diduga mengakhiri hidup diduga karena permasalahan hubungan asmara terlarang. Korban laki-laki kabarnya sudah berkeluarga, sedangkan si perempuan masih gadis.
Meski demikian, polisi masih mendalami kasus tersebut demi memastikan penyebab keduanya melakukan ulah pati. "Polisi telah melakukan serangkaian langkah. Mulai dari menerima laporan, mendatangi TKP, melakukan olah TKP, memeriksa saksi-saksi, berkoordinasi dengan petugas medis, serta menghubungi pihak keluarga korban untuk proses penanganan selanjutnya," pungkas Yohana.
(iws/iws)










































