detikBali

Semua Puskesmas di Denpasar Tetap Beroperasi Selama Libur Nataru

Terpopuler Koleksi Pilihan

Semua Puskesmas di Denpasar Tetap Beroperasi Selama Libur Nataru


Hani Sofia Muthmainnah - detikBali

Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar Anak Agung Ayu Candrawati saat dijumpai di Denpasar, Bali pada beberapa waktu lalu. (Ni Made Lastri Karsiani Putri-detikBali)
Foto: Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar Anak Agung Ayu Candrawati saat dijumpai di Denpasar, Bali pada beberapa waktu lalu. (Ni Made Lastri Karsiani Putri-detikBali)
Denpasar -

Semua pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) di Denpasar, Bali, tetap beroperasi selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Dinas Kesehatan (Dinkes) Denpasar juga telah menetapkan tiga puskesmas sebagai Pos Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) yang beroperasi 24 jam di bawah kendali UPT Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Denpasar.

"Tiga puskesmas yang menjadi Pos SPGDT dan akan siaga 24 jam adalah Puskesmas I Denpasar Timur, Puskesmas II Denpasar Barat, dan Puskesmas IV Denpasar Selatan," kata Kadinkes Denpasar, Anak Agung Ayu Agung Candrawati, saat dihubungi, Selasa (23/12/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dinkes Denpasar juga memperkuat ketersediaan pelayanan kesehatan selama Nataru 2025/2026 dengan menyediakan dua pos Public Safety Center (PSC) dan satu pos Palang Merah Indonesia (PMI).

Tak cuma itu, Dinkes Denpasar juga telah memastikan ketersediaan obat-obatan, termasuk untuk gawat darurat dan alat kesehatan. Candrawati tak mengungkapkan jumlahnya, tetapi ia memastikan ketersediannya mencukupi untuk menghadapi Nataru 2025/2026.

ADVERTISEMENT

"Ketersediaan obat-obatan dan logistik medis saat ini dalam kondisi mencukupi untuk pelayanan selama Nataru, termasuk obat-obatan gawat darurat," ujar Candrawati.

Persiapan ini, jelas Candrawati, tentunya berkaca pada Nataru tahun sebelumnya. Kasus kecelakaan lalu lintas (lakalantas) pada Nataru tahun sebelumnya menjadi masalah kesehatan yang banyak terjadi di Denpasar.

Guna mengantisipasi kasus tersebut, Dinkes Denpasar telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) dan kepolisian. "Tim SPGDT akan terus diperkuat supaya respons penanganan kecelakaan akan lebih cepat sehingga meminimalisasi angka kecacatan dan kematian," imbuh Candrawati.

Selain itu, Dinkes Denpasar juga telah mengirimkan surat imbauan kepada seluruh fasilitas kesehatan untuk meningkatkan kesiapsiagaan selama libur panjang Nataru. Puskesmas, unit gawat darurat (IGD) rumah sakit, dan tim kegawatdaruratan diminta siap siaga mengatasi lonjakan pasien, termasuk wisatawan.

Candrawati menegaskan akan terus melakukan koordinasi dengan seluruh pelayanan kesehatan baik puskesmas, rumah sakit, Palang Merah Indonesia (PMI), baik secara langsung maupun melalui WhatsApp Group.

Sebagai langkah tambahan, Dinkes Denpasar juga menempatkan tiga tim medis di posko pengendalian Nataru yang berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Denpasar.

"Sejak 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2025, kami menetapkan tim medis di Posko Terpadu Terminal Ubung dengan dua shift per hari untuk melayani masyarakat dan mengantisipasi kegawatdaruratan," kata Chandrawati.




(dpw/dpw)











Hide Ads