Tagihan Naik, Ini Jurus Dishub Karangasem Tekan Biaya LPJU

Tagihan Naik, Ini Jurus Dishub Karangasem Tekan Biaya LPJU

I Wayan Selamat Juniasa - detikBali
Kamis, 13 Okt 2022 23:33 WIB
Petugas dari Dinas Perhubungan Kabupaten Karangasem saat melakukan perbaikan LPJU
Petugas dari Dinas Perhubungan Kabupaten Karangasem saat melakukan perbaikan LPJU. Foto: ist
Karangasem -

Biaya tagihan listrik lampu penerangan jalan umum (LPJU) di Karangasem mengalami kenaikan. Dari sebelumnya sekitar Rp 500 juta per bulan kini menjadi Rp 580 juta per bulan. Sehingga mengalami kenaikan sebesar Rp 80 juta.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Karangasem I Made Agus Budiasa mengatakan berdasarkan surat yang pihaknya terima dari PLN kenaikan biaya LPJU lumayan tinggi. Meskipun demikian pihaknya mengaku tidak tahu secara pasti apa yang membuat tarif ditingkatkan.

"Kenaikannya lumayan tinggi, karena mencapai Rp 80 juta lebih per bulan. Kita tidak tahu kenapa bisa naik, kita terima surat seperti itu dari PLN ya, kita ikuti saja," kata Agus Budiasa, Kamis (13/14/2022).


Jika dihitung untuk saat ini dalam setahun Dishub Karangasem harus membayar tagihan LPJU sebesar Rp 6,9 miliar. Kenaikannya lumayan tinggi karena sebelumnya hanya membayar Rp 6 miliar saja per tahunnya.

Agus Budiasa juga mengatakan bahwa saat ini ada sekitar 3.991 LPJU yang tersebar di 8 kecamatan yang ada di Kabupaten Karangasem. Tentu jumlah tersebut lumayan banyak dan kemungkinan akan bertambah setiap tahunnya terutama di wilayah yang selama ini penerangannya kurang.

"Ribuan LPJU tersebut ada yang milik kabupaten, provinsi dan juga pusat dan setiap tahunnya cenderung selalu bertambah sehingga tagihan juga otomatis meningkat," papar Agus Budiasa.

Selain itu, saat ini juga masih ada beberapa LPJU yang tidak memakai meterisasi, sehingga lampu tersebut terus menyala selama 24 jam. Sehingga membuat pemakainya juga berlebihan.

Tapi, untuk ke depannya pihaknya akan berusaha untuk menekan tagihan listrik per bulannya. Salah satunya akan menambah penggunaan lampu LED. Di mana dari 3.991 LPJU baru 932 unit yang menggunakan LED.

"Untuk menekan biaya tagihan listrik akan menggunakan lampu LED, karena saat ini baru beberapa saja yang menggunakan lampu LED tapi untuk ke depan diupayakan agar semuanya menggunakan LED," pungkas Agus Budiasa.



Simak Video "Waduh! Jalan Salawu-Singaparna Tasikmalaya Banyak Lampu Penerangan Mati"
[Gambas:Video 20detik]
(nor/hsa)