Tolak Jadi Pengacara Sambo, Hotman Paris Ditawari Bayaran Fantastis

Tolak Jadi Pengacara Sambo, Hotman Paris Ditawari Bayaran Fantastis

tim detikHot - detikBali
Selasa, 27 Sep 2022 16:11 WIB
Hotman Paris Hutapea
Hotman Paris. Foto: Andika Prasetia/detikcom
Bali -

Hotman Paris mengaku menolak tawaran menjadi kuasa hukum Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi di kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Honor yang ditawarkan saat itu, sebut Hotman Paris, sangat besar alias fantastis.

Ia juga menyebut Putri Candrawathi sangat ingin dibelanya. Namun Hotman Paris menolak tawaran dengan honor fantastis tersebut.

"Itu ibu PC benar-benar ingin Hotman jadi pengacaranya," kata Hotman Paris, seperti dilansir dari detikHot.


Di sisi lain, meskipun telah menolak menjadi pengacara Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, Hotman Paris mengatakan dirinya tetap mempelajari kasus tersebut. Menurutnya, Ferdy Sambo bisa saja terlepas dari tuduhan pembunuhan Brigadir Yosua.

"Begitu saya mendapat informasi dari timnya bahwa Sambo bertemu istinya pulang dari Magelang, istrinya cerita tentang yang dia alami, Sambo sebagai seorang Jenderal menangis saat istrinya cerita," beber Hotman Paris.

"Berarti pada saat itu dia sedih, emosi, kurang dari satu jam terjadi penembakan, intuisi saya berpikir ini masih ada kemungkinan pembunuhan bukan berencana karena emosi," sambungnya.

Hotman Paris pun sempat didesak untuk menjadi kuasa hukum pihak korban, namun ia juga menolaknya. Ia menyinggung soal bayaran sebagai pengacara Ferdy Sambo yang tidak kecil.

"Tapi karena saya sudah sering bahas Sambo di media, host di TV, dan banyak benar rakyat yang minta saya jadi pengacara almarhum dan dua saksi Bharada E, dan sebagainya. Akhirnya dengan sangat menyesal saya tolak meskipun honornya sangat besar," jelasnya.



Simak Video "Sidang Putusan Sela Putri Candrawathi Dilakukan Pekan Depan"
[Gambas:Video 20detik]
(irb/irb)