Sarung Tangan Ferdy Sambo-Handphone Asli Brigadir J Belum Ditemukan

tim detikNews - detikBali
Rabu, 24 Agu 2022 00:55 WIB
Irjen Ferdy Sambo dan Brigadir Yoshua atau Brigadir J. Foto: Istimewa
Bali -

Sarung tangan Irjen Ferdy Sambo hingga handphone (HP) asli milik Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J belum ditemukan. Sarung tangan tersebut digunakan Ferdy Sambo saat menembak Brigadir J.

"Informasi yang saya dapat sampai dengan saat ini juga belum (diketemukan sarung tangan yang dipakai Ferdy Sambo)," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo, Selasa (23/8/2022), seperti dilansir dari detikNews.

Hingga saat ini penyidik masih mendalami keberadaan sarung tangan tersebut. Penyidik bertanggung jawab mencari keberadaan sarung tangan tersebut.

"Itu masih dalam proses pendalaman. Tidak menutup kemungkinan nanti petunjuk dari jaksa, ya mungkin ada petunjuk-petunjuk seperti itu, nanti itu tanggung jawab penyidik, secara teknis harus bisa mengungkapkan," ujarnya.

Menurut Dedi, fokus utama penyidik membuktikan konstruksi Pasal 340 KUHP mengenai pembunuhan berencana, dan saat ini sudah cukup bukti untuk melakukan konstruksi. "Tapi yang jelas fokus penyidik proses pembuktian pasal 340 KUHP dan subsider 338, sudah cukup sekali, sudah sangat jelas konstruksi hukumnya," terang Dedi.

Ferdy Sambo Pakai Sarung Tangan

Ferdy Sambo diketahui memakai sarung tangan berwarna gelap dan membawa pistol HS 9 masuk ke rumah dinasnya pada Jumat (8/7/2022). Seorang sakti tak jauh dari lokasi melihat pistol sempat jatuh, lalu dipungut Ferdy Sambo.

Ferdy Sambo bersama Bharada E, Bripka RR, dan Kuat Ma'ruf berada di ruang tengah, sementara Putri Candrawathi berada di kamar depan tangga. Brigadir Yoshua diketahui berada di ruangan lain, lalu dipanggil masuk.

Setelah tiba di ruang tengah, Brigadir J saat itu diminta langsung duduk. Ferdy Sambo memanggil Bharada E yang berada di lantai atas, ia kemudian diperintahkan menembak Brigadir Yoshua. Sempat ragu, setelah diteriaki setidaknya tiga kali, Bharada E akhirnya menembak Brigadir J.

Ferdy Sambo kemudian beraksi dan memegangkan pistol HS ke tangan Brigadir Yoshua. Ia menembak ke dinding agar seolah terjadi tembak-menembak. Hal ini telah diungkapkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

"Untuk membuat seolah-olah telah terjadi tembak-menembak, Saudara FS melakukan penembakan dengan senjata milik Saudara J ke dinding berkali-kali untuk membuat kesan seolah telah terjadi tembak-menembak," kata Sigit dalam konferensi pers, 10 Agustus 2022.



Simak Video "Perjalanan Karier Irjen Sambo, Dulu Cemerlang Kini Masuk Jurang"

(irb/irb)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork