Ibu PMI Telantar di Turki Harapkan Anaknya Segera Bisa Pulang ke Bali

Ni Made Lastri Karsiani Putri - detikBali
Selasa, 16 Agu 2022 19:13 WIB
Gusti Ayu Sri Wistari (46) ketika menunjukkan foto I Gusti Ayu Vira Wijayantari pada Selasa (16/8/2022) di kediamannya
Foto: Gusti Ayu Sri Wistari (46) ketika menunjukkan foto I Gusti Ayu Vira Wijayantari pada Selasa (16/8/2022) di kediamannya yang beralamat di Jalan Akasia Gang Jagung, Denpasar, Bali. (Ni Made Lastri Karsiani Putri/detikBali)
Denpasar -

Viral di media sosial mengenai surat dari Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Bangli bernama I Gusti Ayu Vira Wijayantari yang mengaku sakit dan berkeinginan untuk bisa dipulangkan ke Bali dari Turki. Sang ibu, Gusti Ayu Sri Wistari (46) berharap anak perempuan satu-satunya tersebut bisa segera pulang ke Bali.

"Harapannya Gek (panggilan untuk perempuan) bisa cepat pulang dan pulang dengan baik. Biar cepat dapat perawatan atas sakitnya," kata Gusti Ayu Sri Wistari pada Selasa (16/8/2022) di kediamannya yang beralamat di Jalan Akasia Gang Jagung, Denpasar, Bali.

Dirinya pun menuturkan, Vira Wijayantari sebagai sosok yang mandiri sejak kecil, karena sejak usia 5 tahun ia tinggal jauh dari orang tua. Orang tua tinggal di Denpasar, Bali untuk bekerja sedangkan Vira Wijayantari tinggal di Bangli bersama keluarga dekatnya.


"Dari zaman sekolah Gek sudah bisa melakukan semuanya sendiri. Bahkan, saat SMA dia ngegojekin temannya untuk tambahan uang," tutur wanita asal Seririt, Buleleng, Bali ini.

Sri menuturkan, alasan dari keberangkatan Vira Wijayantari bekerja di Turki karena adanya utang keluarga yang berjumlah cukup besar.

"Awal berangkat dia cerita, dia sehat-sehat saja di situ dan masih berusaha berjuang dengan nyari kerja yang lain. Cuma karena sakit ini dia tidak berdaya sekali dan dia minta pulang. Gek Vira ini memang masih pingin selalu bantu orang tua," ucapnya.

Menurutnya, terakhir kali ia menghubungi Vira Wijayantari pada Senin (15/8/2022) lalu. Kondisi kesehatan Vira Wijayantari pun terbilang sudah jauh membaik dibandingkan yang Ia tulis di surat tersebut. Di dalam surat, Vira Wijayantari menuliskan bahwa dirinya sempat mengalami sesak napas hingga muntah darah.

Ketika mendengar tentang kondisi anaknya tersebut, Gusti Ayu Sri Wistari mengaku sedih dan tak bisa berbuat apa-apa. "Kondisinya sama seperti yang ada di surat itu. Setiap hari merintih minta dipinjemin uang untuk proses pulang," ungkapnya.



Simak Video "Ratusan Pekerja Migran Indonesia Ilegal Diamankan di Sumut"
[Gambas:Video 20detik]
(kws/kws)