Awas, Aki Soak Akibat Sering Matikan Motor dengan Standar Samping

Tim detikOto - detikBali
Minggu, 14 Agu 2022 21:28 WIB
Banyaknya mengguna Commuter Line yang berangkat dari Stasiun Citayem, Depok, membawa berkah bagi pengusaha parkir motor. Ratusan motor diparkir setiap hari.
Ilustrasi - Ternyata terlalu sering mematikan mesin motor menggunakan standar samping bisa membuat aki cepat soak. Simak penjelasannya! (Foto: Pradita Utama)
Bali -

Pengguna motor matic tentu pernah mematikan mesin motornya dengan standar samping. Apakah Anda sering mematikan motor dengan menggunakan standar samping?

Ternyata terlalu sering mematikan mesin motor menggunakan standar samping bisa membuat aki cepat soak. Lantas, bagaimana penjelasannya?

Sebelum membahas dampak buruknya, perlu diketahui teknik mematikan mesin motor dengan standar samping merupakan teknologi side stand switch.


Dilansir dari detikOto, side stand switch merupakan salah satu fitur yang memudahkan pengoperasian motor matic. Fitur ini bekerja ketika standar samping diturunkan, maka mesin secara otomatis akan mati.

Melansir laman Wahana Honda, bagian pangkal standar motor biasanya dihubungkan dengan engine control unit (ECU) untuk memutus sistem pengapian secara otomatis. Saat standar samping digunakan, mesin motor tidak akan bisa dinyalakan sehingga potensi kecelakaan karena tuas gas terputar.

Fitur ini pun kerap dimanfaatkan para pengguna motor matic. Tak jarang, beberapa pengendara justru mematikan motor lewat standar samping. Pada saat yang sama, kunci kontak belum diputar ke posisi 'Off'.

Ternyata, kebiasaan ini bisa memicu aki jadi cepat soak. Kalau sudah begitu, Anda harus mengeluarkan biaya lebih karena harus mengganti aki sebelum waktunya.

"Pada dasarnya tidak masalah, namun ada potensi hal ini membuat aki soak. Jadi saat standar samping diturunkan, kunci kontak harus segera di posisikan ke off," tulis Wahana Honda.

Dijelaskan, ketika standar samping diturunkan, mesin memang mati. Namun, fungsi kelistrikan pada motor masih bekerja. Bisa diperhatikan lampu LED dan panel instrumen motor masih menyala.

Dengan demikian, jika kebiasaan mematikan motor seperti itu terus-menerus dilakukan, aki jadi cepat tekor. Terlebih pada motor yang lampunya belum LED, hal itu akan membutuhkan arus listrik yang lebih besar.

Demikian halnya dengan para pengguna motor sport. Jika Anda mematikan mesin menggunakan switch cut off yang ada di stang motor sport dan kunci kontaknya tidak di-off, aki juga akan lebih cepat soak.

Oleh karena itu, lebih baik matikan motor menggunakan kunci kontak dan pastikan sudah di posisi 'Off' ya! Aki bisa bekerja lebih optimal sesuai masa pakainya, pengeluaran pun bisa lebih ditekan.



Simak Video "Kesan-kesan Prilly Latuconsina Jadi Dosen di UGM"
[Gambas:Video 20detik]
(iws/iws)