Ngamuk di Pasar Subagan, ODGJ Diamankan Satpol PP Karangasem

I Wayan Selamat Juniasa - detikBali
Jumat, 05 Agu 2022 14:25 WIB
petugas Satpol PP saat melakukan penanganan ODGJ yang ngamuk di Pasar Subagan
Foto:Petugas Satpol PP saat melakukan penanganan ODGJ yang ngamuk di Pasar Subagan. (istimewa)
Karangasem -

Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) yang meresahkan masyarakat di Kabupaten Karangasem diamankan. ODGJ yang ngamuk tersebut berinisial M (43) berasal dari Kelurahan Subagan, Kecamatan dan Kabupaten Karangasem. ODGJ tersebut mengamuk di Pasar Subagan hingga membuat beberapa pedagang yang sedang berjualan resah, pada Jumat (5/8/2022).

Kasatpol PP Kabupaten Karangasem, I Ketut Artha Sedana mengatakan bahwa ODGJ tersebut diamankan karena diduga mengamuk di Pasar Subagan hingga membuat para pedagang resah. Sehingga ODGJ tersebut diamankan dan dibawa ke RSUD Karangasem untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

"Begitu kita menerima laporan, enam orang petugas langsung turun ke lapangan untuk melakukan penanganan. Saat petugas melakukan penanganan ODGJ tersebut sudah berada di luar pasar dan langsung diamankan untuk dibawa ke RSUD Karangasem," kata Artha Sedana.


Sementara itu, seorang pedagang yang ditemui di Pasar Subagan Ni Nengah Suteja Sadri (42) mengatakan bahwa ODGJ tersebut memang cukup sering datang ke Pasar Subagan. ODJG tersebut juga cukup sering meresahkan para pedagang.

"Dia sering mengambil canang, bunga dan yang lainnya untuk kemudian dibuang dan jika dilarang dia langsung marah-marah biasanya," kata Sadri.

Sadri juga mengatakan jika ODGJ tersebut mengambil barang kemudian dibiarkan, biasanya dia akan diam dan langsung pergi. Tapi kalau dia ngambil barang kemudian dilarang, pasti langsung mengamuk dan marah-marah, bahkan sampai menangis.

"Saya berharap supaya ODGJ tersebut ditangani oleh pihak yang berwajib. Karena walaupun mengalami gangguan jiwa kadang kalau dia mengambil sesuatu kemudian dibuang kita jengkel juga," kata Sadri.

Pedagang lainnya, Ni Made Sukerti (58) juga mengatakan hal yang sama. Ia mengaku bahwa ODGJ tersebut memang sering membuang dagangan tapi hanya sedikit dan kemudian pergi. Dan jika itu dilarang ODGJ tersebut pasti langsung marah-marah.

Selain itu, Sukerti juga mengaku bahwa ODGJ tersebut sering meminjam pisau kepadanya untuk digunakan memotong mangga dan buah-buahan lainnya. Setelah selesai pasti langsung dikembalikan. Karena jika tidak dilarang dia tidak akan marah.

"Tadi mungkin ada yang ngelarang dia ngambil dagangan makanya marah-marah. Bahkan tadi petugas pasar sampai turun mengamankan untuk dibawa keluar pasar karena sempat marah-marah di dalam," kata Sukerti.



Simak Video "Detik-detik Wanita ODGJ Bawa Pisau saat Masuk ke Masjid di Jaksel"
[Gambas:Video 20detik]
(kws/iws)