Solusi Menparekraf Terhadap Karyawan Grand Bali Beach yang Kena PHK

Tim detikTravel - detikBali
Selasa, 02 Agu 2022 06:05 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno
Foto: Menparekraf Sandiaga Uno. (Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)
Denpasar -

Grand Inna Bali Beach memutuskan untuk mem-PHK ratusan karyawannya. Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) memberi solusi buat para pekerja itu.

Dilansir dari detikTravel, Menparekraf Sandiaga Uno mengatakan sebanyak 381 karyawan Grand Bali Beach yang kena pemutusan hubungan kerja (PHK) akan diarahkan ke hotel-hotel lain di Bali. Karena menurutnya kini hotel-hotel di Bali sedang membutuhkan tenaga berpengalaman untuk menyambut tamu pada gelaran KTT G20.

"Untuk yang di-PHK, tentunya mengalami kesulitan kita akan mengarahkan. Karena beberapa hotel memerlukan bantuan tenaga kerja khususnya menghadapi G20," kata Menparekraf Sandiaga Uno dalam temu wartawan mingguan di kantornya, Senin (1/8/2022).


Sandiaga menjelaskan bahwa selama pandemi banyak terjadi kekacauan dalam pengelolaan hotel. Oleh karena itu, tenaga ahli dari Grand Inna Bali Beach diharap mampu menambalnya.

"Banyak sekali kesulitan yang dihadapi pembukaan pasca pandemi dan disrupsi dalam rantai pasok, baik servis maupun produk. Sehingga, para pekerja yang sudah sangat terlatih karena sudah puluhan tahun di industri hospitality ini bisa kita salurkan," terang dia.

"Dan nanti, Kemenparekraf melalui Poltekpar Bali bisa juga mulai mendata dan mengarahkan para karyawan ini bisa segera mendapatkan pekerjaan baru," kata dia lagi.

Sebelumnya, Grand Inna Bali Beach melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) pada 381 pekerjanya. Hotel itu dikatakan Menparekraf Sandiaga Uno akan menjadi pusat kesehatan. Grand Inna Bali Beach merupakan hotel yang dikelola PT Hotel Indonesia Natour (Persero).

HIN adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang pelayanan jasa perhotelan dan kini memiliki nama bisnis/komersial Inna Hotels & Resorts.

Sementara itu, pihak manajemen hotel Grand Inna Bali Beach menyebut PHK terpaksa dilakukan buntut dari kerugian yang dialami sejak pandemi. Pengumuman PHK Massal dilaksanakan pada Rabu (25/7/2022).



Simak Video "Indonesia Tak Termasuk, Ini Negara yang Kena Dampak PHK Massal Shopee"
[Gambas:Video 20detik]
(kws/kws)