Arsitek Ungkap Ide Desain Bangunan Pelabuhan Sanur dari Jukung Mecadik

Ni Made Lastri Karsiani Putri - detikBali
Rabu, 27 Jul 2022 15:24 WIB
Tampilan Pelabuhan Sanur yang arsitekturnya terinspirasi dari Jukung Mecadik Sanur pada Rabu (27/7/2022) siang.
Foto: Tampilan Pelabuhan Sanur yang arsitekturnya terinspirasi dari Jukung Mecadik Sanur pada Rabu (27/7/2022) siang. (Ni Made Lastri Karsiani Putri/detikBali)
Denpasar -

Pembangunan pelabuhan Sanur terus dikebut agar dapat selesai pada September 2022. Arsitek Pelabuhan Sanur, Nyoman Popo Danes mengatakan ide perancangan desain bangunan di pelabuhan tersebut berasal dari Jukung Mecadik Sanur.

"Kita ambil idenya dari Jukung Mecadik Sanur yang lama dan Jukung Mecadik Sanur ini memakai filosofi Gajah Mina yang melambangkan keseimbangan antara daratan dan lautan. Jadi, ikonnya Jukung Mecadik Sanur tetapi dengan motif Gajah Mina," katanya, Rabu (27/7/2022) siang.

Dirinya menilai, Jukung Mecadik sendiri merupakan suatu kendaraan yang telah ada dari zaman dulu dan dianggap sebagai kendaraan tradisional yang paling aman dan nyaman.


"Mudah-mudahan ini bisa menjadi suatu hal yang berbeda dari segi arsitektur bangunan supaya bisa menjadi ikon yang membuat daerah-daerah lain termotivasi untuk membangun ikon-ikonnya tersendiri. Mudah-mudahan ini juga bisa berfungsi secara bangunan dan estetika," tambahnya.

Gubernur Bali Wayan Koster tampak mendampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memantau progres pembangunan Pelabuhan Sanur.

Wayan Koster menyebut, progres pembangunan Pelabuhan Sanur telah mencapai 89,7 persen. Menurutnya, dengan hadirnya pelabuhan Sanur tersebut, akan mempermudah wisatawan ketika menyeberang menuju ke Nusa Penida dan Nusa Lembongan. Mengingat, sejak beberapa waktu lalu wisatawan yang akan menyeberang khususnya dari Sanur harus melepaskan alas kaki dan tak jarang kaki mereka basah karena terkena ombak.

"Kalau pelabuhan ini sudah selesai kita dan wisatawan akan menyeberang dengan nyaman. Saya kira ini merupakan kebanggaan dan merupakan satu pembangunan fundamental di Bali karena selama ini masyarakat Bali dan wisatawan tidak nyaman dalam menyeberang," ujarnya.

Menurutnya, setelah pembangunan pelabuhan Sanur selesai, pihaknya akan langsung melakukan penataan agar kawasan tersebut memiliki penampilan yang menarik dan bisa dijadikan sebagai destinasi baru.

Sementara itu, Menteri Budi Karya Sumadi menyampaikan bahwa Pulau Dewata Bali merupakan suatu destinasi utama di Indonesia dan hingga kini tetap menjadi tujuan utama wisatawan.

"Bulan September ini sudah beroperasi untuk pengunjung G-20 agar menyeberang ke Nusa Penida dengan baik. Saya pesan ke Pak Gubernur Bali untuk bisa memberikan pelayanan yang terbaik dan operasional tim yang dikurasi dengan baik," ungkapnya.

Disinggung mengenai penghapusan sejumlah proyek dari daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dimana salah satu proyek yang dihapus, yakni Bandara Bali Utara, Menteri Budi Karya Sumadi tak berkomentar banyak.

"Tentu yang namanya PSN itu dibahas komprehensif. Kita harus selektif membangun Bali dengan fungsi-fungsi yang berguna dan bermanfaat sehingga kami lebih ketat. Sementara pembangunan Pelabuhan Sanur ini juga sudah kami mapping dan semoga apa yang kita lakukan ini bisa menjadi hal yang baik," tambahnya.

Untuk diketahui, Kemenhub telah memulai pembangunan Pelabuhan Sanur sejak Desember 2020 lalu yang meliputi pekerjaan jasa konsultansi dan pekerjaan konstruksi (fisik). Pembangunan tersebut dilakukan dalam periode tahun anggaran jamak (multi years) 2020-2022 yang bersumber dari APBN Kemenhub dengan total anggaran senilai Rp 398 Miliar.

Adapun pekerjaan konstruksi (fisik) Pelabuhan Sanur yang dilakukan oleh Hutama-Bangun-Virama KSO ini meliputi pekerjaan persiapan, pekerjaan breakwater 1, pekerjaan breakwater 2, pekerjaan pengerukan, pekerjaan talud, pekerjaan dermaga apung, pekerjaan pembangunan fasilitas darat (gedung terminal), penerapan sistem manajemen keselamatan konstruksi dan lainnya.



Simak Video "Kantor Gubernur Bali Digeruduk Warga Intaran, Tolak LNG di Mangrove"
[Gambas:Video 20detik]
(kws/irb)