Gejala Kolesterol Tinggi, Cek Pencegahannya!

tim detikHealth - detikBali
Kamis, 21 Jul 2022 12:46 WIB
Ilustrasi seorang wanita yang mengalami sakit kepala
Ilustrasi sakit kepala. Sakit kepala menjadi salah satu gejala kolesterol tinggi, cek gejala lainnya. Foto: Thinkstock
Bali -

Waspada gejala kolesterol tinggi sebelum terlambat. Perlu diketahui juga terkait pencegahannya agar tidak sampai mengalami kolesterol tinggi. Kolesterol tinggi berbahaya bagi kesehatan karena bisa menyebabkan serangan jantung, stroke, dan kondisi kesehatan lainnya.

Dilansir dari detikHealth, kolesterol terdapat di semua sel dalam tubuh. Di mana tubuh manusia memang membutuhkan senyawa ini untuk membantu memproduksi sel-sel sehat, sejumlah hormon, serta vitamin D.

Terdapat dua jenis kolesterol pada tubuh, yakni kolesterol baik atau High-density lipoprotein (HDL) dan kolesterol jahat atau Low-density lipoprotein (LDL). Kolesterol baik untuk mengembalikan kolesterol jahat ke hati dan dikeluarkan dari tubuh.


Sebaliknya, jika kadar kolesterol jahat (LDL) terlalu tinggi, maka lemak akan menumpuk di pembuluh darah. Kondisi ini akan mempersulit darah yang cukup untuk mengalir melalui arteri dan menyebabkan masalah di seluruh tubuh.

Kolesterol tinggi bisa terjadi karena pola makan tidak sehat atau terlalu banyak mengonsumsi makanan mengandung lemak. Kolesterol tinggi ditunjukkan dengan kadar kolesterol darah berada di atas 240 miligram per desiliter (mg/dL).

Anda bisa melakukan tes darah ke dokter setiap empat hingga enam bulan untuk mengetahui kadar kolesterol. Namun, Anda juga bisa mendeteksi kolesterol tinggi melalui gejala berikut ini, seperti dirangkum dari detikHealth.

1. Mudah Lelah dan Mengantuk

Gejala yang akan dialami seorang penderita kolesterol tinggi adalah mudah lelah dan mengantuk. Kondisi ini terjadi karena muncul plak pada pembuluh darah, yang menyebabkan terhambatnya aliran darah ke jaringan tubuh sehingga tubuh kurang mendapatkan asupan aliran darah.

2. Sakit Kepala

Gejala kolesterol tinggi lainnya adalah sakit kepala. Penderita akan merasakan sakit kepala di bagian belakang, yang sangat mengganggu dan terasa berat. Sakit kepala akan berangsur membaik jika kadar kolesterol turun.

3. Sesak Napas dan Nyeri Dada

Sesak napas dan nyeri dada menjadi gejala kolesterol tinggi yang harus diwaspadai. Terutama bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit jantung.

4. Nyeri di Bagian Tengkuk

Kolesterol tinggi juga dapat menyebabkan nyeri otot dan saraf. Nyeri di bagian tengkuk bisa disebabkan karena penumpukan plak yang menghalangi aliran darah di leher menuju ke otak.

5. Impotensi

Impotensi pada pria dapat menjadi tanda kolesterol tinggi. Kondisi kesehatan ini dapat terjadi karena adanya penumpukan kolesterol jahat (LDL) pada pembuluh darah arteri.

6. Obesitas dan diabetes

Orang yang mengalami obesitas atau pengidap diabetes berisiko memiliki kadar kolesterol tinggi.

Cara Mencegah Kolesterol Tinggi

Gaya hidup yang buruk dapat memengaruhi tingginya kolesterol. Oleh karena itu, perubahan gaya hidup yang sehat diperlukan untuk mencegah kolesterol tinggi. Berikut pencegahannya

1. Berhenti Merokok

Berhenti merokok akan meningkatkan kadar kolesterol baik. Perubahannya bisa terlihat sebagai berikut.

  • Dalam 20 menit setelah berhenti, tekanan darah dan detak jantung akan pulih dari lonjakan akibat rokok
  • Dalam tiga bulan setelah berhenti, sirkulasi darah dan fungsi paru-paru mulai membaik
  • Dalam waktu satu tahun setelah berhenti, risiko terkena penyakit jantung semakin menurun

2. Makan Makanan Menyehatkan Jantung

Pola makan yang sehat dapat menurunkan kolesterol dan meningkatkan kesehatan jantung. Berikut makanan yang harus dihindari dan yang sebaiknya dikonsumsi.

  • Mengurangi lemak jenuh, sering ditemukan dalam daging merah dan produk susu penuh lemak
  • Menjauhi lemak trans, sering digunakan dalam margarin, biskuit, dan kue yang dibeli di toko
  • Makan makanan yang kaya asam lemak omega-3, seperti salmon, mackerel, herring, walnut, dan biji rami, memiliki manfaat bagi kesehatan jantung, termasuk mengurangi tekanan darah
  • Konsumsi makanan yang berserat larut, dapat ditemukan dalam oatmeal, kacang merah, kubis Brussel, apel dan pir.
  • Tambahkan protein whey, dapat ditemukan dalam produk susu

3. Berolahraga dan Tingkatkan Aktivitas Fisik

Olahraga 30 menit tiga kali dalam seminggu. Penderita juga bisa melakukan aktivitas aerobik kuat selama 20 menit tiga kali dalam seminggu. Olahraga yang bisa dilakukan sebagai berikut.

  • Berjalan cepat setiap hari selama jam makan siang atau mengendarai sepeda ke tempat kerja
  • Memainkan olahraga favorit
  • Agar tetap termotivasi, cari teman untuk olahraga atau bergabung dengan kelompok olahraga

Demikian informasi tentang gejala kolesterol tinggi dan cara pencegahannya.



Simak Video "Klarifikasi Nadiem Makarim soal 'Shadow Organization' di Kemendikbud"
[Gambas:Video 20detik]
(irb/irb)