Tradisi Banten Pajegan Saat Idul Adha di Kampung Sasak Karangasem

Tradisi Banten Pajegan Saat Idul Adha di Kampung Sasak Karangasem

I Wayan Selamat Juniasa - detikBali
Minggu, 10 Jul 2022 13:37 WIB
Tradisi Banten Pajegan saat Hari Raya Idul Adha, di Kampung Tribulaka Sasak, Desa Bukit, Kecamatan dan Kabupaten Karangasem, Bali, Minggu (10/7/2022).
Tradisi Banten Pajegan saat Hari Raya Idul Adha, di Kampung Tribulaka Sasak, Desa Bukit, Kecamatan dan Kabupaten Karangasem, Bali, Minggu (10/7/2022). Foto: I Wayan Selamat Juniasa
Karangasem -

Warga Kampung Tribulaka Sasak di Desa Bukit, Kecamatan dan Kabupaten Karangasem, Bali, sampai saat ini terus melestarikan tradisi Banten Pajegan saat Hari Raya Idul Adha. Tradisi tersebut sebagai ungkapan rasa syukur masyarakat atas rahmat dan karunia Allah atas rezeki, kesehatan, dan nikmat lainnya.

"Tradisi Banten Pajegan ini sebenarnya sama dengan saat Hari Raya Idul Fitri beberapa bulan lalu, yang membedakan saat Hari Raya Idul Adha dibarengi dengan pemotongan hewan kurban," kata Erno (40), tokoh agama di Kampung Tribulaka Sasak saat ditemui di Masjid Nurul Mubin, Minggu (10/7/2022).

Erno menjelaskan, sebelum pelaksanaan tradisi Banten Pajegan, saat pagi hari seluruh masyarakat Kampung Tribulaka Sasak melaksanakan sholat Idul Adha di Masjid Nurul Mubin. Selesai salat, panitia kurban akan bertugas melakukan pemotongan hewan, sedangkan warga lain pulang ke rumah.


Kemudian pada siang hari, seluruh masyarakat terutama perempuan akan kembali datang ke Masjid Nurul Mubin, membawa Banten Pajegan yang berisi berbagai buah-buahan dalam nampan sesuai kemampuan masing-masing warga. Setelah semuanya terkumpul, akan dilakukan doa bersama dipimpin tuan guru atau tetua di Masjid Nurul Mubin.

"Setelah Banten Pajegan tersebut didoakan oleh tuan guru, kami percaya buah tersebut akan menjadi lebih berkah,nantinya akan disantap secara bersama-sama dengan keluarga di rumah masing-masing," kata Erno.

Erno menuturkan, masyarakat Kampung Tribulaka Sasak melaksanakan sholat Idul Adha 2022 hari ini karena mengikuti aturan pemerintah. Meskipun demikian, jika ada yang melakukan kemarin, tidak dipermasalahkan karena tergantung kepercayaan masing-masing.

Sementara itu, Kepala Wilayah Tribulaka Sasak yang juga ketua panitia kurban, Erham (38), mengatakan tahun ini pihaknya hanya melakukan pemotongan satu ekor sapi. Nantinya daging kurban akan dibagikan kepada 120 kepala keluarga (KK) di Kampung Tribulaka Sasak.

"Nanti setelah selesai doa bersama yang berkaitan dengan tradisi Banten Pajegan, maka saat pulang masing-masing KK akan diberikan satu bungkus daging kurban," kata Erham.



Simak Video "D'Masiv Tetap Gas Ambil Job saat Idul Adha"
[Gambas:Video 20detik]
(irb/irb)