Masyarakat Belum Booster Wajib Tes Antigen Jika Bepergian Per 17 Juli

Tim detikNews - detikBali
Sabtu, 09 Jul 2022 11:23 WIB
Aktivitas kendaraan yang keluar dari kapal dari Pelabunan Ketapang saat bersandar di Pelabuhan Gilimanuk, Minggu (8/5/2022)
Aktivitas kendaraan yang keluar dari kapal di Pelabuhan Gilimanuk. Foto: I Ketut Suardika
Bali -

Masyarakat yang belum melakukan vaksin booster wajib menyertakan hasil tes Antigen jika ingin bepergian. Aturan ini berlaku mulai Minggu (17/7/2022) mendatang.

Syarat tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Satgas COVID-19 nomor 21 Tahun 2022 yang mengatur pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN).
PPDN yang sudah vaksin booster tidak diwajibkan menunjukkan hasil tes COVID. Jika hanya menunjukkan sertifikat vaksin kedua maka wajib menunjukkan hasil tes COVID.

Berikut aturan terbaru bagi pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN).


1. PPDN yang mendapatkan vaksinasi dosis ketiga (booster) tidak wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen.

2. PPDN yang mendapatkan vaksinasi dosis kedua wajib menunjukkan hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 1 x 24 jam atau hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai syarat perjalanan dan dapat melakukan vaksinasi dosis ketiga (booster) on-site saat keberangkatan;

3. PPDN yang mendapatkan vaksinasi dosis pertama wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai syarat perjalanan;

4. PPDN dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang menyebabkan tidak dapat menerima vaksinasi dikecualikan terhadap ketentuan vaksinasi, namun wajib menunjukkan hasil negatif tes RTPCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3 x 24 jam sebelum keberangkatan dan wajib melampirkan surat keterangan dokter dari Rumah Sakit Pemerintah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi COVID-19;

5. PPDN dengan usia 6-17 tahun wajib menunjukkan kartu/sertifikat vaksin dosis kedua tanpa menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen; atau

6. PPDN dengan usia di bawah 6 tahun dikecualikan dari ketentuan vaksinasi dan tidak wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen, namun wajib melakukan perjalanan dengan pendamping yang telah memenuhi ketentuan vaksinasi dan pemeriksaan COVID-19 serta menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Namun, aturan tersebut dikecualikan untuk moda transportasi perintis termasuk di wilayah perbatasan, daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar), dan pelayaran terbatas sesuai dengan kondisi daerah masing-masing.

Aturan itu juga tidak berlaku bagi pelaku perjalanan rutin dengan moda transportasi darat menggunakan kendaraan pribadi atau umum, dan kereta api dalam satu wilayah atau kawasan aglomerasi.



Simak Video "Mulai Hari Ini Penumpang KAI Belum Booster Wajib PCR!"
[Gambas:Video 20detik]
(nor/nor)