Kabar Baik, Masyarakat Urus Sertifikat Tanah Mandiri Jadi Prioritas

Kabar Baik, Masyarakat Urus Sertifikat Tanah Mandiri Jadi Prioritas

Tim detikFinance - detikBali
Minggu, 03 Jul 2022 09:48 WIB
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Hadi Tjahjanto
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Hadi Tjahjanto. Foto: Esti Widiyana
Bali -

Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) akan membuatkan loket prioritas bagi masyarakat yang mengurus sertifikat tanahnya secara mandiri. Hal tersebut dilakukan untuk memberantas mafia tanah.

Wacana tersebut merupakan gebrakan dari Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto.

"Sudah memberikan arahan kepada Kepala Kantah untuk menyediakan loket prioritas bagi masyarakat yang mengurus sendiri permohonannya serta membuka layanan pada hari Sabtu dan Minggu," kata Hadi Tjahjanto dalam keterangan tertulis, Sabtu (2/7/2022).


Hadi Tjahjanto menghimbau agar masyarakat bisa mengurus sendiri sertifikat tanahnya atau tidak menggunakan calo.

Kantor BPN juga nantinya juga diminta tetap memberikan pelayanan saat Sabtu dan Minggu. Dengan demikian diharapkan masyarakat yang memiliki kebutuhan dalam mengurus berkas pertanahan dan terkendala oleh pekerjaan, bisa mengurus sendiri permohonannya pada akhir pekan.

Hadi Tjahjanto juga turut menginstruksikan kepada jajaran di Kantor Pertanahan se-Indonesia agar mempercepat program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Hal ini terus ia tekankan, mengingat PTSL menjadi Program Prioritas Nasional (PSN) yang dapat mewujudkan seluruh bidang tanah di Indonesia terdaftar dan terpetakan.

Sementara, Kepala Biro Humas Kementerian ATR/BPN, Yulia Jaya Nirmawati mengatakan pihaknya akan memberikan kemudahan bagi masyarakat yang mengurus sendiri tanahnya. Salah satunya akan membuatkan loket khusus bagi masyarakat yang mengurus sertifikat sendiri.

"Untuk itu akan dibuatkan loket khusus atau loket prioritas, bila perlu dikasih karpet merah untuk membedakan dengan yang lain," ujarnya kepada detikcom, Sabtu (2/7/2022).

Yulia menambahkan, untuk mendapatkan fasilitas khusus itu, syaratnya masyarakat yang mengurus tanah harus tanpa surat kuasa atau pemilik sendiri. Saat ini fasilitas khusus itu baru ada di Bandung hingga Surabaya.

"Saat ini sudah ada beberapa kantor yang sudah mempunyai loket prioritas seperti kantor pertanahan kota Bandung, kantor pertanahan Surabaya 1 dan lainnya," pungkasnya.



Simak Video "Kejar Target! Menteri Hadi Antarkan Sendiri Sertifikat Tanah "
[Gambas:Video 20detik]
(nor/nor)