Harga Kapas Anjlok, Bupati Karangasem Akan Pasarkan ke Luar Daerah

I Wayan Selamat Juniasa - detikBali
Rabu, 29 Jun 2022 23:38 WIB
Bupati Karangasem I Gede Dana.
Bupati Karangasem I Gede Dana. Foto: I Wayan Selamat Juniasa
Karangasem -

Anjloknya harga kapas dikeluhkan para petani di Banjar Dinas Tegallanglangan, Desa Datah, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, Bali. Menanggapi hal tersebut, Bupati Karangasem I Gede Dana mengaku akan segera mencarikan solusi. Ia akan mencoba berkomunikasi dengan perusahaan benang di Denpasar hingga Jawa untuk melakukan pemasaran.

"Kami akan segera melakukan komunikasi dengan perusahaan benang yang ada di Denpasar, bahkan kami juga akan melakukan komunikasi dengan perusahaan benang di Jawa agar kapas dari para petani Karangasem bisa dijual ke sana, sehingga harga yang didapat para petani juga maksimal," kata Bupati Karangasem I Gede Dana, Rabu (29/6/2022).

Meskipun demikian, Bupati Gede Dana tidak menampik saat ini harga kapas di pasaran sedang anjlok, bahkan berada di kisaran Rp 12 ribu per kilogram. "Sebelum menanam di wilayah Tegallanglangan dan Batudawa harganya juga Rp 12 ribu per kilogram," kata Bupati Gede Dana.


Kemudian, saat mulai menanam bibit kapas dan memasuki musim panen perdana harganya sempat berada di atas Rp 20 ribu. Saat itu para petani sempat semringah karena harganya lumayan mahal, tapi sekarang justru kembali mengalami penurunan.

"Terkait dengan masalah ini saya sudah koordinasikan dengan Dinas Perdagangan Kabupaten Karangasem untuk bersama-sama mencari solusi dan mencari apa saja langkah-langkah ke depan yang harus dilakukan supaya harga kapas kembali naik," kata Bupati Gede Dana.

Disinggung terkait petani yang tidak mau lagi menanam kapas tahun depan jika harga kapas tidak mengalami peningkatan, Bupati Gede Dana bersama dengan dinas terkait mengaku akan kembali mendatangi para petani untuk melakukan sosialisasi. "Nanti kami bersama dengan dinas terkait akan bertemu dengan para petani untuk melakukan sosialisasi supaya para petani kapas di wilayah Tegallanglangan dan Batudawa tetap menanam kapas," kata Bupati Gede Dana.



Simak Video "Gembrong, Jenis Kambing Persilangan Antara Kasmir dan Turki, Karangasem Bali"
[Gambas:Video 20detik]
(irb/irb)