Geledah 2 Kantor di Bali, Bareskrim Ungkap Modus Pro DNA

Tim detikNews - detikBali
Kamis, 16 Jun 2022 10:40 WIB
gedung bareskrim polri
Ilustrasi - Bareskrim ungkap modus robot trading DNA Pro adalah menggunakan skema Ponzi.. (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)
Bali -

Dua kantor cabang DNA Pro di Buleleng dan Denpasar, Bali, digeledah oleh petugas Dittipideksus Bareskrim Polri. Penggeledahan itu terkait kasus robot trading DNA Pro yang saat ini terus diusut oleh Bareskrim Polri. Diketahui, modus robot trading yang diterapkan DNA Pro adalah menggunakan skema Ponzi.

"Di sini saya sampaikan bahwa DNA Pro ini suatu kegiatan yang kami duga robot trading dengan metode Ponzi. Kita lihat bahwa keuntungan yang didapat member sebenarnya keuntungan yang pura-pura, manipulatif," kata Dittipideksus Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan di gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (27/5/2022) lalu, sebagaimana dilansir dari detikcom.

Kepolisian sudah menetapkan 14 orang tersangka kasus robot trading DNA Pro. Dari jumlah tersebut, tiga orang di antaranya masuk DPO (daftar pencarian orang) dan diduga sedang berada di luar negeri.


"Ada 11 tersangka, dan 3 tersangka masih dalam pencarian yang diduga ada di luar negeri," kata Whisnu.

Diberitakan sebelumnya, penggeledahan kantor DNA Pro di Buleleng dan Denpasar, Bali dilakukan selama tiga hari oleh petugas Bareskrim Polri (8-10 Juni 2022). Petugas juga melakukan penyitaan barang bukti dari kantor cabang DNA Pro tersebut.

Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Gatot Repli Handoko menyebut pihak penyidik Dittipideksus telah memeriksa sebanyak 80 saksi. Keterangan dari para saksi tersebut juga telah dimasukkan ke berkas perkara.

"Kemudian sampai saat ini sudah melakukan pemeriksaan terhadap 80 saksi dan saat ini sudah dimasukkan ke dalam berkas perkara," ujarnya, Rabu (15/4/2022), seperti dikutip dari detikcom.



Simak Video "Rizky Billar-Lesti Kejora Penuhi Panggilan Polisi, Siap Kembalikan Uang"
[Gambas:Video 20detik]
(iws/iws)