Vespa World Days 2022 Bali

Dikomentari Petinggi Klub Vespa, Apakah Vespa Ekstrem Melanggar?

Tim detikBali - detikBali
Jumat, 10 Jun 2022 08:22 WIB
Komunitas vespa ekstrem seringkali memunculkan stigma negatif dari Masyarakat. Beberapa filosofi mereka terapkan kedalam vespa ekstrim Satu Vespa Sejuta Saudara.
Ilustrasi Vespa ekstrem - Vespa ekstrem yang merujuk pada modifikasi atau bentuk motor agak nyeleneh itu mendapat komentar dari Mantan Presiden Vespa World Club, Martin Stift. (Foto: Pradita Utama)
Badung -

Komunitas Vespa dengan modifikasi ekstrem ternyata hanya ada di Indonesia. Vespa ekstrem yang merujuk pada bentuk motor agak nyeleneh atau kerap disebut 'Vespa gembel' kerap menarik perhatian publik. Tak terkecuali Mantan Presiden Vespa World Club, Martin Stift.

Martin yang hadir di ajang Vespa World Days 2022 di Nusa Dua, Bali, mengaku pernah melihat modifikasi motor Vespa ekstrem. Ia pun kaget dan tidak percaya lantaran Vespa ekstrem berbentuk aneh itu bisa diwujudkan oleh pemiliknya.

"Karena itu seakan nggak mungkin (diwujudkan). Saat pertama kali saya melihatnya, apakah ini sungguhan," kata Martin di sela-sela Vespa World Days 2022 di Nusa Dua, Bali, Kamis (9/6/2022).


Menurut Martin, orang-orang di klub Vespa sendiri menilai Vespa ekstrem bukanlah Vespa. Pengguna Vespa ekstrem pun menurutnya sulit disebut sebagai Vespisti (penggila Vespa).

Meski begitu, Martin mengakui solidaritas yang tinggi di antara pengguna Vespa modifikasi ekstrem. Terlebih lagi pengguna Vespa ekstrem ini juga ada yang wanita.

"Secara hukum, saya nggak tahu bagaimana Anda dapat menerimanya," sebut Martin.

Untuk diketahui, helatan Vespa World Days (VWD) 2022 di Nusa Dua, Bali digelar dari 9-12 Juni 2022. Ribuan pengendara Vespa dari berbagai daerah juga telah masuk ke Pulau Bali untuk menghadiri helatan tersebut. Peserta VWD datang dari dalam maupun luar negeri.

Informasi yang dihimpun, event VWD juga dirangkai dengan Camping Ground Vespa World Days yang dipusatkan di Pantai Pandawa, Kutuh, Kuta Selatan. Pengamatan detikBali, komunitas Vespa ekstrem lebih banyak yang mengarah ke Camping Ground Vespa World Days di Pantai Pandawa selama helatan tersebut berlangsung.

Lantas, bagaimana legalitas keberadaan Vespa ekstrem di Indonesia? Apakah penggunaan Vespa ekstrem di jalan raya melanggar?

Dilansir dari detikOto, memodifikasi motor seperti Vespa ekstrem apalagi dipakai di jalan raya termasuk pelanggaran. Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan menyebut, kendaraan bermotor yang dioperasikan di jalan raya harus memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan.

Persyaratan teknis yang dimaksud antara lain susunan, perlengkapan, ukuran, karoseri, rancangan teknis kendaraan sesuai dengan peruntukannya, pemuatan, penggunaan, penggandengan kendaraan bermotor, penempelan kendaraan bermotor. Sementara persyaratan layak jalan ditentukan oleh kinerja minimal kendaraan bermotor yang diukur sekurang-kurangnya atas emisi gas buang, kebisingan suara, efisiensi sistem rem utama, efisiensi sistem rem parkir, kincup roda depan, suara klakson, daya pancar dan arah sinar lampu utama, radius putar, akurasi alat penunjuk kecepatan, kesesuaian kinerja roda dan kondisi ban, dan kesesuaian daya mesin penggerak terhadap berat kendaraan.

Sedangkan Vespa ekstrem mempunyai bentuk yang sudah tidak standar lagi. Bahkan, dimensinya sangat ekstrem. Ada yang lebar hingga ceper.



Simak Video "Vespa World Day di Bali yang Bikin Bengkel Kebanjiran Orderan"
[Gambas:Video 20detik]
(iws/iws)