Cerita Komunitas Vespa Ekstrem, Ajak Anak-Istri Touring Berhari-hari

Vespa World Days 2022 Bali

Cerita Komunitas Vespa Ekstrem, Ajak Anak-Istri Touring Berhari-hari

Miechell Octovy Koagouw - detikBali
Jumat, 10 Jun 2022 05:32 WIB
Komunitas Vespa Ekstrem Tank Basoka dari Desa Pasirian, Lumajang, Jawa Timur di Camping Ground Vespa World Day 2022, Pantai Pandawa, Kutuh, Kuta Selatan, Badung Bali, Kamis (9/6/2022).
Komunitas Vespa Ekstrem 'Tank' Basoka dari Desa Pasirian, Lumajang, Jawa Timur di Camping Ground Vespa World Day 2022, Pantai Pandawa, Kutuh, Kuta Selatan, Badung Bali, Kamis (9/6/2022). (Foto: Miechell Octovy Koagouw/detikBali)
Badung -

Komunitas Vespa ekstrem di Indonesia menyimpan berbagai cerita. Vespa ekstrem merujuk pada gaya modifikasi motor yang terkesan ekstrem, bahkan terkadang bentuknya nyeleneh. Kisah-kisah perjalanan mereka saat naik Vespa juga unik, termasuk ketika touring menempuh perjalanan jauh berhari-hari bersama anak dan istri.

Rian Karmansyah, anggota Basoka, komunitas Vespa ekstrem 'tank' dari Desa Pasirian, Lumajang, Jawa Timur menceritakan pengalamannya touring naik Vespa ekstrem saat ditemui di kawasan Camping Ground Vespa World Day 2022, Pantai Pandawa, Desa Adat Kutuh, Kuta Selatan, Badung, Kamis (9/6/2022).

Rian mengungkapkan, solidaritas antara sesama pemilik Vespa, dukungan keluarga, merupakan sebuah kebanggaan baginya. Pergi jauh berhari-hari dari rumah untuk touring mengendarai Vespa memiliki kesan tersendiri. Terlebih lagi saat ini Rian sudah berkeluarga.


Ia bercerita, sang istri bernama Nila adalah sesama anak Vespa. Mereka pertama kali bertemu hingga menikah pada 2018 dan dikaruniai seorang anak perempuan. Ia pun tak segan mengajak anak perempuannya untuk touring naik Vespa ekstrem berbentuk tank.

"Saya bangga jadi anggota komunitas Vespa karena kami saling membantu satu sama lain, sesama komunitas tanpa rasa pamrih. Dan kebetulan istri saya mendukung, anak saya juga bahagia, jadi teruslah saya seperti ini," ucap Rian kepada detikBali.

Rasa kebersamaan antara sesama komunitas Vespa menurut Rian merupakan hal luar biasa yang tak dapat ditukar dengan apapun. Ia mencontohkan, jika terjadi masalah mesin saat komunitasnya touring, komunitas Vespa terdekat akan datang membantu. Bahkan, saat kehabisan uang untuk beli bensin pun mereka tetap aman karena akan ditolong oleh komunitas Vespa yang dilalui saat touring.

"Sesama kami (anak Vespa, red) juga tidak pernah berkelahi atau ribut-ribut karena memiliki rasa kebersamaan itu," ujarnya.

Sehari-hari, Rian bekerja sebagai pengemudi mobil box es krim lintas provinsi, sementara istrinya menjadi ibu rumah tangga sambil membantu usaha orang tua di desa. Meski kerap di jalanan sebagai anak Vespa, ia mencoba membagi waktu dengan pekerjaan sebaik-baiknya.

"Jadi saatnya bekerja saya jalani, dan ketika modifikasi bersama teman-teman atau touring saya jalani juga dengan mengajak istri dan anak. Kami berdua saling menerima keadaan, itu saja," sambungnya.

Hal senada juga diutarakan Cemplon, rekan Rian di Komunitas Vespa Ekstrem Basoka. Ia merasa bahagia dan nyaman sebagai anggota komunitas Vespa ekstrem. Ia mengakutidak pernah bermasalah dengan keluarga saat menjalankan hobi maupun pekerjaan sehari-harinya di bengkel motor.

"Saya dan istri saling menerima keadaan dan saling memahami satu sama lain sama seperti antara kami anak komunitas Vespa. Kebetulan istri saya juga dulunya anak Vespa sama seperti istri Rian," tutur Cemplon.

Saat ditanya jika ada seseorang yang menginginkan mereka berdua meninggalkan hobi Vespa Ekstrem, Rian dan Cemplon saling berpandangan.

"Sampai akhir hayat jadi anak Vespa," kata Rian diiringi tawa lepas Cemplon.

Untuk diketahui, kedatangan mereka di Bali adalah untuk menghadiri helatan Vespa World Days 9-12 Juni 2022 di Nusa Dua, Bali. Baik Rian dan Cemplon turut membawa istri dan anak masing-masing dalam perjalanan delapan hari dari Lumajang, Jawa Timur, sampai Nusa Dua, Bali.

"Seharusnya satu sampai dua hari saja. Tapi karena membawa istri dan anak, jadi banyak sekali istirahat atau menginap di jalanan," ungkap Cemplon.

Usai acara World Vespa Day 2022 di Bali, rombongan Komunitas Basoka akan melanjutkan touring ke arah Lombok, Sumbawa, sampai Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).



Simak Video "Melihat Wujud 'Evolusi' Vespa di Museum Vespa World Day 2022"
[Gambas:Video 20detik]
(iws/iws)