2 Korban Gigitan Anjing Rabies di Tabanan Diminta Datangi Puskesmas

Abrur - detikBali
Senin, 09 Mei 2022 16:24 WIB
Kegiatan eliminasi anjing di Jalan Pulau Nias, Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan setelah munculnya laporan adanya tujuh warga yang digigit anjing rabies.
Kegiatan eliminasi anjing di Jalan Pulau Nias, Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan setelah munculnya laporan adanya tujuh warga yang digigit anjing rabies. (Foto: istimewa)
Tabanan -

Dua orang warga korban gigitan anjing yang positif rabies di Jalan Pulau Nias, Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan, sampai kini belum teridentifikasi.

Pihak Dinas Kesehatan (Diskes) Tabanan mengimbau kedua orang korban tersebut segera mendatangi rabies center atau Puskesmas terdekat untuk memperoleh vaksin antirabies (VAR).

"Kami mengimbau mereka yang digigit di area itu pada 5 dan 6 Mei 2022 kemarin agar segera mengunjungi faskes (fasilitas kesehatan) untuk mendapatkan VAR," ujar Kepala Diskes Tabanan, dr I Nyoman Susila, Senin (9/5/2022).


Menurutnya, dari tujuh orang warga yang dilaporkan mengalami gigitan anjing di area itu baru lima orang yang sudah memperoleh VAR.

"Yang lima orang ini sudah dapat VAR dan SAR (serum antirabies). SAR kami berikan kepada satu orang yang berisiko. Tadi sudah didapatkan," sebutnya.

Karena itu, sambungnya, tinggal dua orang yang belum memperoleh VAR. Ia berharap kedua orang tersebut datang ke Puskesmas atau rabies center untuk mendapatkan VAR.

"Meskipun informasinya dua orang ini masih perlu dipastikan lagi. Apakah tergigit atau tidak tergigit karena lari. Sebaiknya datang saja ke faskes. Makin cepat, makin baik," tegasnya.

Seperti beritakan sebelumnya, ada tujuh warga yang dilaporkan menjadi korban gigitan anjing di Jalan Pulau Nias, Desa Dauh Peken.

Kejadiannya pada 5 dan 6 Mei 2022 lalu. Merespons laporan itu, Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) di Dinas Pertanian Tabanan melakukan eliminasi terhadap tiga ekor anjing.

Hasil dari pemeriksaan sampel otak tiga ekor anjing itu, satu di antaranya positif rabies.

Sampel dari dua ekor anjing itu negatif namun sempat kontak dengan anjing yang positif.

Saat ini, pelacakan masih dilakukan. Baik oleh Dinas Pertanian untuk hewannya. Maupun Dinas Kesehatan untuk orang yang mengalami gigitan anjing di area tersebut.



Simak Video "Punya Riwayat Digigit Anjing Rabies, Pria di Bali Meninggal"
[Gambas:Video 20detik]
(kws/kws)