Penemuan Gua di Tabanan

Temukan Ceruk, Gua di Pekarangan Rumah Warga Diduga Tempat Semedi

Tim detikBali - detikBali
Senin, 11 Apr 2022 20:45 WIB
Penemuan lubang diduga goa di Tabanan, Bali
Temuan lobang diduga gua di salah satu rumah warga di Desa Pejaten, Kecamatan Kediri, Tabanan, Bali (Foto: Dok. Dinas Kebudayaan Tabanan)
Tabanan -

Sebuah lubang diduga gua ditemukan di pekarangan rumah salah seorang warga di Banjar Dalem, Desa Pejaten, Kecamatan Kediri, Tabanan, Bali.

Lubang yang diduga kuat gua itu kini sedang menunggu penelitian lebih lanjut dari Balai Arkeologi dan Balai Pelestarian Cagar Budaya Bali.

Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Tabanan I Wayan Sugatra menjelaskan, gua yang saat ini diperlakukan sebagai obyek diduga cagar budaya (ODCB) itu ditemukan pada pekarangan rumah warga atas nama I Ketut Nada.


Atas temuan itu, pihaknya di Dinas Kebudayaan bersama Balai Arkeologi dan Balai Pelestarian Cagar Budaya Bali meninjau lokasi dan melakukan observasi awal terhadap temuan tersebut.

Menurut Sugatra, dari kesimpulan sementara tim dari kedua balai (Dinas Kebudayaan dan Balai Arkeologi), temuan tersebut diperkirakan gua yang di dalamnya terdapat empat relung atau ceruk. Keempat relung atau ceruk itu diduga berfungsi sebagai tempat semedi.

Dengan kesimpulan itu, tim dari kedua balai tersebut meminta pemilik lahan untuk menjaga temuan tersebut.



"Untuk sementara menjaga obyek itu biar tidak terjadi kerusakan sampai ada penelitian lebih lanjut," kata Sugatra.

Secara umum, hasil observasi awal terhadap temuan itu menyimpulkan bahwa lubang tersebut berada di bawah tanah dan membentuk lorong yang membujur dari utara ke selatan. Di sisi selatannya terdapat lorong yang melingkar ke arah barat.

Kondisi lorong tersebut gelap dan lembab. Selain itu belum diketahui dengan pasti lokasi pintu masuk dari goa tersebut. Sejauh ini akses menuju ke gua itu ada di sisi barat yang merupakan bekas galian eskavator.

Gua tersebut diperkirakan memiliki ketinggian 1,5 meter dan lebar 5,2 meter. Bagian ujung lorong pada sisi selatan menyempit.

Di dalam lorong itu juga ditemukan empat relung atau ceruk. Relung pertama ada di sisi utara dengan ketinggian 1,2 meter dan lebar 1,4 meter. Kedua di sebelah timur dengan ukuran 1,3 meter dan lebar 1,2 meter.

Ceruk ketiga bersebelahan dengan ceruk kedua. Tingginya 1,1 meter dan lebar 1,1 meter. Sedangkan ceruk keempat di sebelah ceruk ketiga dengan ukuran 1,2 meter dan lebar 1,9 meter. (*)



Simak Video "Laris Manis Laklak Biu Men Bayu Khas Tabanan"
[Gambas:Video 20detik]
(dpra/dpra)