detikBali
Internasional

Navi Pillay Raih Nobel Perdamaian 2026, Ini Rekam Jejak Perjuangannya

Terpopuler Koleksi Pilihan
Internasional

Navi Pillay Raih Nobel Perdamaian 2026, Ini Rekam Jejak Perjuangannya


Deutsche Welle (DW) - detikBali

Chair of the Independent International Commission of Inquiry on the Occupied Palestinian Territory, including East Jerusalem, and Israel, South African judge Navi Pillay, gestures after a press conference in Geneva on September 16, 2025. (AFP)
Navi Pillay. (Foto: AFP)
Denpasar -

Komite Nobel Norwegia menganugerahkan Hadiah Nobel Perdamaian 2026 kepada Navanethem 'Navi' Pillay, perempuan asal Afrika Selatan yang dikenal lewat perjuangannya menegakkan hak asasi manusia (HAM) dan hukum internasional. Keputusan ini mengejutkan karena Pillay tidak termasuk dalam daftar kandidat unggulan yang banyak dijagokan tahun ini.

Ketua Komite Nobel, Jørgen Watne Frydnes, mengatakan penghargaan tersebut diberikan atas komitmen berani Pillay dalam menegakkan hukum internasional serta perjuangannya melawan kejahatan perang dan genosida.

Pillay, yang kini berusia 85 tahun, lahir di Durban dari keluarga keturunan India-Tamil. Ia memulai karier hukumnya di Afrika Selatan pada 1960-an dengan membela sejumlah aktivis antiapartheid dan aktif berkampanye menentang praktik penyiksaan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada 1995, Pillay mencatat sejarah sebagai hakim nonkulit putih pertama yang menjabat di Pengadilan Tinggi Provinsi Natal. Kariernya kemudian berlanjut ke ranah peradilan internasional.

Pada 1999-2003, Pillay menjabat sebagai presiden Pengadilan Kriminal Internasional untuk Rwanda. Setelah itu, ia menjadi hakim di Mahkamah Pidana Internasional (ICC) di Den Haag. Pada 2008-2014, ia dipercaya mengemban tugas sebagai Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia.

ADVERTISEMENT

Pillay kemudian memimpin Komisi Penyelidikan PBB untuk Wilayah Palestina. Pada September 2025, komisi tersebut menerbitkan laporan yang menuduh Israel melakukan genosida di Jalur Gaza. Israel menolak tuduhan tersebut dan menyebut laporan itu sebagai "skandal".

Respons Jerman

Pemerintah Jerman menyambut pemberian Hadiah Nobel Perdamaian kepada Pillay. Berlin menilai perjuangan panjang Pillay dalam membela HAM, menentang apartheid, dan memperkuat keadilan pidana internasional layak mendapat penghargaan tertinggi.

"Selama puluhan tahun, Pillay telah memperjuangkan asasi manusia, keadilan, dan penegakan hukum internasional dengan dedikasi dan kegigihan yang luar biasa," demikian dinyatakan pemerintah Jerman di Berlin. "Perjuangannya dalam melawan apartheid hingga kontribusinya yang luar biasa untuk keadilan pidana internasional dan Perserikatan Bangsa-Bangsa, layak mendapatkan pengakuan tertinggi kami."

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) juga menyebut penghargaan tersebut sebagai "sinyal yang kuat". Menurut juru bicara Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia (OHCHR) di Jenewa, Swiss, penghargaan itu menegaskan pentingnya nilai-nilai HAM, terutama di tengah situasi global saat ini.

287 Kandidat Masuk Nominasi

Terpilihnya Pillay menjadi kejutan dalam pengumuman Nobel Perdamaian tahun ini. Namanya tidak termasuk dalam daftar kandidat unggulan yang banyak dijagokan. Sebanyak 287 kandidat, baik individu maupun organisasi, masuk dalam nominasi Nobel Perdamaian 2026.

Pada tahun lalu, Hadiah Nobel Perdamaian diberikan kepada tokoh oposisi Venezuela, María Corina Machado.

Hadiah Nobel Perdamaian pertama kali dianugerahkan pada 1901 kepada Henri Dunant, pendiri Komite Internasional Palang Merah asal Swiss, serta Frédéric Passy, aktivis perdamaian asal Prancis. Sejumlah penerima penghargaan yang dikenal luas antara lain Nelson Mandela pada 1993, Bunda Teresa pada 1979, Barack Obama pada 2009, dan Albert Schweitzer pada 1952.

Seluruh penghargaan Nobel akan diserahkan pada 10 Desember 2026, bertepatan dengan peringatan kematian pendirinya. Hadiah Nobel Perdamaian menjadi satu-satunya penghargaan Nobel yang diserahkan di Oslo, ibu kota Norwegia, bukan di Stockholm, Swedia.



(dpw/dpw)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads