detikFinanceRabu, 13 Apr 2022 08:00 WIB
Krisis Ekonomi yang Miris di Sri Lanka
Krisis ekonomi menggempur Sri Lanka. Bahkan menjadi yang terparah sejak merdeka dari Inggris pada tahun 1948.
detikFinanceRabu, 13 Apr 2022 08:00 WIB
Krisis ekonomi menggempur Sri Lanka. Bahkan menjadi yang terparah sejak merdeka dari Inggris pada tahun 1948.
detikFinanceSelasa, 12 Apr 2022 10:27 WIB
Sri Lanka tengah mengalami krisis ekonomi terparah. Negara ini mengalami kekurangan pangan, lonjakan harga-harga, dan pemadaman listrik.
detikNewsSelasa, 12 Apr 2022 08:43 WIB
Protes terkait krisis ekonomi masih terus berlangsung di Sri Lanka. Aksi unjuk rasa itu salah satunya digelar di luar kantor presiden yang berada di Kolombo.
detikFinanceSenin, 11 Apr 2022 08:37 WIB
Harga pangan global melonjak dipicu pandemi COVID-19 hingga soal iklim. Kondisi ini diperparah oleh perang Rusia dan Ukraina yang memicu lonjakan bahan bakar.
detikFinanceSabtu, 09 Apr 2022 22:00 WIB
Sri Lanka tengah dilanda krisis ekonomi, energi, hingga politik. Krisis yang terjadi di Sri Lanka pun memicu kemarahan dari masyarakat.
detikFinanceJumat, 08 Apr 2022 20:00 WIB
Sri Lanka dilanda krisis ekonomi. Negara di Asia Selatan itu mengalami kekurangan BBM, pemadaman listrik belasan jam, hingga bahan makanan yang kini mahal.
detikFinanceJumat, 08 Apr 2022 18:30 WIB
Warga di Sri Lanka antre berjam-jam demi mendapatkan minyak tanah. Krisis ekonomi yang semakin mencekik memaksa banyak orang beralih ke minyak tanah.
detikNewsJumat, 08 Apr 2022 17:14 WIB
Bentrokan terjadi antara polisi dan demonstran di dekat rumah PM Sri Lanka, Mahinda Rajapaksa. Massa turun ke jalan saat krisis ekonomi melanda negeri tersebut.
detikNewsJumat, 08 Apr 2022 16:01 WIB
AS menangkap seorang pemimpin sindikat kejahatan terorganisasi yakuza dari Jepang karena berusaha memperoleh rudal untuk pemberontak di Myanmar dan Sri Lanka.
detikFinanceJumat, 08 Apr 2022 14:32 WIB
Krisis ekonomi Sri Lanka disebut menjadi ancaman inflasi bagi negara lain di dunia. Saat ini, inflasi makanan di Sri Lanka mencapai 30,2% di bulan Maret.