
Jumlah Kasus Penanganan Bedah Saraf di RS Siloam Naik Saat Pandemi
Tim Bedah Saraf Rumah Sakit Siloam menilai pandemi menjadi pembuktian kompetensi yang dimiliki dokter di Indonesia.
Tim Bedah Saraf Rumah Sakit Siloam menilai pandemi menjadi pembuktian kompetensi yang dimiliki dokter di Indonesia.
Tim bedah saraf Rumah Sakit (RS) Siloam mengungkapkan tiga kasus bedah saraf yang paling banyak ditangani selama 25 tahun ini.
DPC PDIP Surabaya berbelasungkawa atas wafatnya perawat Hastuti Yulistiorini dari RS Siloam Surabaya. Hastuti meninggal akibat COVID-19.
Perawat RS Siloam Surabaya Hastuti Yulistiorini meninggal karena Corona. Hastuti sudah mengabdi di rumah skait tersebut selama 32 tahun.
Seorang perawat pejuang Corona di Surabaya meninggal dunia. Perawat tersebut disebut merupakan perawat Rumah Sakit Siloam Surabaya.
Polisi menetapkan tiga tersangka pada pada kasus amblesnya Jalan Gubeng. 2 Orang dari PT Saputra Karya dan 1 orang dari PT Nusa Kontraktor Enjiniring (NKE) Tbk.
PT NKE telah mengeluarkan dana sekitar Rp 12 miliar untuk pengurukan proyek galian basemen RS Siloam. Dana tersebut kebanyakan digunakan untuk pembelian sirtu.
Pengurukan galian proyek basemen Rumah Sakit Siloam tidak sesuai taget yang direncanakan. Molornya pengurukan disebabkan berbagai kendala di lapangan.
Wali Kota Risma mengaku pihaknya tak mengawasi secara khusus proyek basemen Rumah Sakit Siloam. Risma mengatakan Pemkot tak memiliki kewenangan untuk mengawasi.
Polisi menyebut ada beberapa temuan yang bisa membuat pemberi izin proyek basemen naik statusnya menjadi tersangka. Kasus ini sendiri sudah masuk penyidikan.