
Warga Pangandaran Lebih Banyak Belanja Rokok Dibanding Kebutuhan Pokok
BPS Pangandaran mencatat pengeluaran masyarakat lebih tinggi untuk rokok dibanding kebutuhan pokok. Rokok menyentuh Rp 125.812, sementara beras Rp 121.729.
BPS Pangandaran mencatat pengeluaran masyarakat lebih tinggi untuk rokok dibanding kebutuhan pokok. Rokok menyentuh Rp 125.812, sementara beras Rp 121.729.
Fenomena 'uang makin susah dicari tapi mudah dihabiskan' di Indonesia meningkat. Gaya hidup konsumtif dan kemudahan belanja online jadi penyebab utama.
Pengeluaran masyarakat Kabupaten Cirebon untuk rokok lebih tinggi dari beras, mencapai Rp 92.094 per bulan.
Pengeluaran masyarakat Pangandaran untuk rokok lebih tinggi dari beras, mencapai Rp 125.812 per bulan. Ini mencerminkan pola konsumsi yang perlu diperhatikan.
Kondisi ekonomi Indonesia mengalami penurunan daya beli, namun tempat hiburan tetap ramai. Masyarakat mencari hiburan terjangkau di tengah PHK dan pengangguran.
Pengeluaran masyarakat Indonesia diprediksi meningkat pada 2025 akibat kenaikan PPN, pajak kendaraan, dan kewajiban asuransi.
Indonesia mengalami deflasi 0,12% pada September 2024, dipicu penurunan daya beli kelas menengah. Konsumsi menurun, PHK meningkat, dan utang bertambah.