
Mulang Pakelem di Selat Bali, Istri Korban KMP Tunu Berharap Suami Ditemukan
Ni Komang Wiardani mengikuti upacara Mulang Pakelem di Selat Bali, berharap jasad suaminya yang hilang dalam kecelakaan kapal segera ditemukan.
Ni Komang Wiardani mengikuti upacara Mulang Pakelem di Selat Bali, berharap jasad suaminya yang hilang dalam kecelakaan kapal segera ditemukan.
Tim SAR memperluas radius pencarian belasan penumpang yang hilang usai KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam di Selat Bali. Ratusan personel dikerahkan.
Sebanyak 17 jenazah telah ditemukan, 15 di antaranya telah diidentifikasi korban tragedi tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali.
Operasi pencarian korban KMP Tunu Pratama Jaya diperpanjang 3 hari. Masa pencarian diperpanjang lantaran masih ada sekitar 18 korban yang belum ditemukan.
KNKT menjelaskan tiga tahapan investigasi mengungkap penyebab tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya. Informasi sementara ada gelombang besar saat kejadian.
Penumpang KMP Tunu Pratama Jaya menceritakan momen kapal cepat tenggelam. Penumpang yang melompat dari kapal terselamatkan setelah menemukan pelampung di laut.
"Kami berharap kepada seluruh stakeholder terkait transportasi untuk bisa tetap memperbaiki tata kelola transportasi yang ada," kata Ketua DPR Puan Maharani.