detikHealthRabu, 09 Agu 2023 12:00 WIB
WHO Lagi-lagi Temukan Obat Batuk Sirup Beracun Buatan India
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kembali menemukan sejumlah obat sirup buatan India yang terkontaminasi bahan berbahaya.
detikHealthRabu, 09 Agu 2023 12:00 WIB
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kembali menemukan sejumlah obat sirup buatan India yang terkontaminasi bahan berbahaya.
detikHealthSelasa, 08 Agu 2023 09:00 WIB
WHO kembali menemukan obat sirup flu yang terkontaminasi, masih dari perusahaan di India. Kali ini beredar di Irak.
detikHealthSenin, 31 Jul 2023 16:05 WIB
WHO belakangan melaporkan enam anak meninggal pasca minum obat sirup Naturcold, teridentifikasi cemaran DEG. BPOM RI memastikan RI bebas dari produk tersebut.]
detikHealthKamis, 27 Jul 2023 19:45 WIB
Kasus obat sirup tercemar zat toksik kali ini muncul di Kamerun. Perlukah Indonesia kembali waspada? Begini kata Kepala BPOM RI.
detikHealthMinggu, 18 Jun 2023 07:53 WIB
WHO wanti-wanti risiko obat sirup mengandung zat toksik seperti etilen dan dietilen glikol masih mengintai beberapa tahun ke depan. Ini alasannya.
detikHealthJumat, 17 Feb 2023 07:00 WIB
Obat hingga makanan dan minuman yang dikonsumsi pasien baru gagal ginjal akut di DKI ternyata aman. Lantas dari mana cemaran EG-DEG pada jejak darah pasien?
detikHealthMinggu, 12 Feb 2023 08:03 WIB
RI geger kasus baru gagal ginjal akut anak, setelah ada ratusan kasus serupa November lalu. Bukan hanya obat, ini kata pakar farmasi soal penyebab gagal ginjal.
detikHealthJumat, 10 Feb 2023 14:03 WIB
BPOM RI memastikan obat sirup yang diminum kasus baru gagal ginjal akut aman, tapi Labkesda DKI menemukan jejak EG di darah pasien. Mungkinkah bukan dari obat?
detikHealthKamis, 09 Feb 2023 17:56 WIB
Salah satu orang tua korban gagal ginjal akut, Desi Permatasari, menceritakan kondisi anaknya usai mengonsumsi obat sirup yang mengandung cemaran EG dan DEG.
detikHealthKamis, 09 Feb 2023 15:01 WIB
RI digegerkan kasus baru gagal ginjal pada anak, setelah ada ratusan kasus misterius serupa beberapa bulan lalu. Warga diminta hati-hati, begini saran BPOM RI.