
3.987 Ton Beras Impor dari Vietnam Masuk Banyuwangi
Beras asal Vietnam masuk Banyuwangi melalui Pelabuhan Tanjungwangi. Sebanyak 3.987 ton beras yang diimpor oleh pemerintah pusat telah tiba di Banyuwangi.
Beras asal Vietnam masuk Banyuwangi melalui Pelabuhan Tanjungwangi. Sebanyak 3.987 ton beras yang diimpor oleh pemerintah pusat telah tiba di Banyuwangi.
Beras impor sudah mulai masuk ke gudang Bulog. Pada penugasan impor beras awal sebanyak 500.000 ton, sebagian besar dibeli dari Thailand dan Vietnam.
Kepala BKP Kelas I Kupang Yulius Umbu Hunggar memastikan beras impor asal Vietnam masuk ke wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) layak dikonsumsi.
Sebanyak 5.000 ton beras diimpor dari Vietnam masuk ke NTT sebagai cadangan pangan pemerintah. Terhitung sejak 2018 sudah dua kali NTT menerima beras impor.
3.000 Ton beras impor dari Vietnam ngendon di gudang Bulog Banyuwangi selama 3 tahun. Bagaimana kondisi beras tersebut?
Komisi IV DPR RI memanggil Barantan Kementerian Pertanian yang bertugas memeriksa masuknya produk pertanian impor ke Indonesia. Seperti apa penjelasannya?
Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan Suwandi membenarkan masuknya beras impor ke pasar. Beras tersebut masuk ke Pasar Induk Beras Cipinang.
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi dari fraksi Golkar membeberkan ada beras impor dari Vietnam yang masuk ke pasar.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, keputusan impor beras merupakan keputusan pemerintah.
Beras impor Dari Vietnam tiba di Pelabuhan Tanjungwangi, Banyuwangi. Beras sebanyak 20 ribu ton itu diangkut MV Vinaship Diamond.