detikFinanceKamis, 07 Nov 2024 18:13 WIB
Aturan Ketenagakerjaan Berubah 4 Kali dalam 10 Tahun, Pengusaha Wanti-wanti Ini
Apindo mencatat terjadi perubahan sebanyak empat kali dalam waktu 10 tahun terakhir.
detikFinanceKamis, 07 Nov 2024 18:13 WIB
Apindo mencatat terjadi perubahan sebanyak empat kali dalam waktu 10 tahun terakhir.
detikFinanceJumat, 01 Nov 2024 19:27 WIB
Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) merespons putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal undang-undang ketenagakerjaan dikeluarkan dari undang-undang Cipta Kerja.
detikFinanceKamis, 31 Okt 2024 15:41 WIB
Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) meminta semua pemangku kepentingan bersikap bijaksana dalam menyikapi pembahasan besaran Upah Minimum Provinsi.
detikJogjaRabu, 30 Okt 2024 22:32 WIB
PT Sri Rejeki Isman (Sritex) dinyatakan pailit oleh Pengadilan Semarang. Apindo peringatkan potensi PHK massal dan minta pemerintah intervensi.
detikFinanceRabu, 30 Okt 2024 21:02 WIB
APINDO meminta pemerintah turun tangan merevisi Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 8 Tahun 2024 tentang Kebijakan dan pengaturan impor.
detikFinanceRabu, 30 Okt 2024 19:57 WIB
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menerima kunjungan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) membahas kondisi industri tekstil babak belur.
detikSulselSelasa, 22 Okt 2024 07:00 WIB
Serikat buruh dan pengusaha memiliki usulan yang berbeda terkait rencana besaran UMP Sulsel 2025. Hal ini karena regulasi yang menjadi acuan juga berbeda.
detikFinanceRabu, 11 Sep 2024 16:15 WIB
Asosiasi Pengusaha Indonesia menolak PP Nomor 28/2024 dan RPMK terkait produk tembakau, khawatir dampak negatif pada ekonomi dan industri terkait.
detikFinanceRabu, 11 Sep 2024 08:00 WIB
Pemerintah rencanakan pemotongan gaji karyawan untuk dana pensiun tambahan. Pengusaha khawatir dampak pada daya beli masyarakat di tengah ekonomi sulit.
detikNewsKamis, 05 Sep 2024 20:49 WIB
APINDO menyoroti rencana pemerintah untuk menyusun RPMK tentang Pengamanan Produk Tembakau dan Rokok Elektronik. Ia meminta pemerintah melibatkan pihak terkait