Unilak Terima 14 Mahasiswa Disabilitas dan 2 WN Thailand

Riau

Unilak Terima 14 Mahasiswa Disabilitas dan 2 WN Thailand

Raja Adil Siregar - detikSumut
Rabu, 28 Sep 2022 22:55 WIB
Perkenalan mahasiswa baru Unilak Riau (Foto: Istimewa)
Perkenalan mahasiswa baru Unilak Riau (Foto: Istimewa)
Pekanbaru -

Setiap kampus saat ini sudah buka kesempatan bagi siapa saja menjadi mahasiswa, termasuk dari mancanegara dan penyandang disabilitas. Seperti yang ada di Universitas Lancang Kuning, ada 14 mahasiswa disabilitas dan dua WN asal Thailand.

Masuknya mahasiswa kategori disabilitas dan WN Thailand tercatat saat Universitas Lancang Kuning (Unilak) menggelar acara Pengenalan Mahasiswa Baru tahun ajaran 2022-2023. Acara digelar terbuka hari ini di lapangan sepak bola Unilak.

"Saya ingin mengucapkan selamat datang kepada 2.500 mahasiswa baru yang telah memutuskan kuliah di sini, ini kampusnya orang sukses. Ini adalah amanah," terang Rektor Unilak, Junaidi, Rabu (28/9/2022).


Kegiatan tersebut diikuti 2.500 mahasiswa baru. Di mana pengenalan kampus adalah kegiatan penting yang harus diikuti semua mahasiswa baru. Hal itu agar mahasiswa mampu cepat beradaptasi, bersosialisasi dan berinteraksi di Unilak.

Diakui Junaidi, di antara ribuan mahasiswa baru ada juga mahasiswa berkebutuhan khusus atau disabilitas. Junaidi mencatat ada 14 mahasiswa penyandang disabilitas di Unilak.

"Di tahun ini ada 14 mahasiswa kita dari adik-adik penyandang disablitas, mereka kuliah di beberapa fakultas di Unilak, ada yang di Fakultas Ekonomi Bisnis, ada yang di Fadiksi dan di Fasilkom. Melalui acara ini kami ingin tegaskan bahwa Unilak resmi mengukuhkan diri menuju kampus ramah disabilitas di Riau," katanya.

Menurut Junaidi, prinsip Education For All menjadi dasar menerima mahasiswa baru disabilitas. Pendidikan dinilai untuk semua merupakan hak setiap warga negara yang diatur dalam Undang-Undang Dasar.

"Saya teringat saat kuliah dulu menjadi bagian dari relawan disabilitas, membantu mahasiswa-mahasiswa berkebutuhan khusus. Hari ini secara resmi Unilak telah menerima mahasiswa disabilitas, walaupun beberapa tahun lalu sudah ada yang kuliah dan sarjana, Namun di tahun ini jumlahnya bertambah, ada 14 orang," kata Junaidi.

Sementara dari 2.500 mahasiswa itu, ada dua di antaranya adalah mahasiswa asing asal Thailand.

"Jumlah mahasiswa kami meningkat dari tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini lebih dari 2.500 orang dan diterima di Lancang Kuning. Dari seluruh mahasiswa itu tahun ini kami menerima mahasiswa asing dari Thailand," kata Junaidi.

Rektor mengakui mahasiswa asing bukan pertama kali kuliah di Unilak. Hanya saja, mahasiswa asing sempat kosong karena badai COVID-19 beberapa tahun terakhir.

Keberadaan mahasiswa asing diakuinya sebagai program agar kampus tersebut bisa Go Internasional. Selanjutnya Unilak manargetkan bisa sampai Vietnam dan Kamboja.

"Tahun depan kita promosi ke Vietnam dan Kamboja karena cocok dengan Budaya Melayu. Mahasiswa dari Thailand kami bebaskan biaya SPP, jadi semua mahasiswa asing yang kuliah tidak perlu membayar SPP," katanya.

Dua warga Thailand yang kuliah di Unilak tersebut adalah Muhammad Sidiq dan Abdurahhman. Keduanya kuliah di Fakultas Ekonomi Bisnis.



Simak Video "Motif Pembunuhan Mahasiswa Unpad: Sakit Hati Foto Aib Akan Disebar"
[Gambas:Video 20detik]
(ras/astj)