Piala Super Spanyol 2027 dipastikan tidak akan berlangsung di Arab Saudi seperti edisi-edisi sebelumnya. Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF) memutuskan Istanbul, Turki, sebagai lokasi penyelenggaraan turnamen tersebut.
RFEF sebenarnya telah menggelar Piala Super Spanyol di luar wilayah Spanyol sejak 2018. Maroko menjadi negara pertama yang dipercaya menjadi tuan rumah ajang tersebut.
Format kompetisi kemudian mengalami perubahan pada 2020. Piala Super Spanyol tidak lagi hanya mempertemukan juara LaLiga dan Copa del Rey, tetapi menggunakan format empat tim.
Pada saat yang sama, Arab Saudi mendapatkan hak sebagai tuan rumah hingga 2029. Namun, pandemi COVID-19 membuat penyelenggaraan edisi 2021 kembali digelar di Spanyol. Setelah itu, Arab Saudi kembali menjadi tuan rumah sejak 2021 hingga edisi tahun lalu.
Untuk edisi 2027, Arab Saudi harus melepas statusnya sebagai tuan rumah. Hal itu terjadi karena jadwal Piala Super Spanyol bertepatan dengan Piala Asia 2027 yang juga akan berlangsung di Arab Saudi pada 7 Januari hingga 5 Februari.
Kondisi tersebut membuat RFEF mencari lokasi alternatif. Setelah melalui proses seleksi, Istanbul akhirnya dipilih sebagai tempat pelaksanaan Piala Super Spanyol 2027.
"Setelah melalui proses pemilihan dan negosiasi dengan tujuh calon tuan rumah di seluruh dunia, Istanbul dipilih sebagai venue Piala Super Spanyol 2027," ujar pernyataan resmi RFEF dilansir dari detikSport.
Ataturk Olympic Stadium kemudian ditetapkan sebagai venue pertandingan yang akan mempertemukan empat peserta. Mereka adalah Barcelona, Real Madrid, Real Sociedad, dan Atletico Madrid.
Sebagai catatan, kerja sama antara RFEF dan Arab Saudi untuk penyelenggaraan Piala Super Spanyol memiliki nilai kontrak mencapai 51 juta euro atau lebih dari Rp1 triliun setiap tahun. Besaran tersebut bergantung pada peserta yang tampil dalam turnamen.
Baca juga: Kesan Arda Guler Usai Dilatih Jose Mourinho |
Simak Video "Video: Barcelona Juara Piala Super Spanyol Usai Menang 3-2 atas Real Madrid"
(afb/afb)