Relawan Bustami Ngaku Diancam Dibunuh, Mualem Center: Playing Victim

Pilkada Sumatera Utara

Kenali Kandidat

Pilgub Aceh 2024

Relawan Bustami Ngaku Diancam Dibunuh, Mualem Center: Playing Victim

Agus Setyadi - detikSumut
Senin, 11 Nov 2024 21:58 WIB
Ilustrasi
Foto: Dok.Detikcom
Banda Aceh -

Sekretaris Relawan Rumah Kita Bersama (RKB) Aceh Tamiang, Safuan mengaku diancam dibunuh karena menolak mengalihkan dukungan ke pasangan Muzakir Manaf alias Mualem-Fadhlullah Dekfad. Mualem Center Aceh menduga pengancaman tersebut rekayasa.

"Terkait isu teror tim 01 di Aceh Tamiang sangatlah keliru dan lebih ke rekayasa. Relawan 01 sengaja menciptakan isu model begini seperti peristiwa tudingan-tudingan sebelumnya," kata Ketua Harian Mualem Center Aceh Faisal Rizal Hasan kepada detikSumut, Senin (11/11/2024).

Faisal meminta pasangan calon urut 01 Bustami Hamzah-M Fadhil Rahmi berpolitik dengan cerdas dan damai serta berhenti melakukan rekayasa. Dia menyebutkan, tim 01 sengaja melakukan provokasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Rakyat tidak bodoh untuk tidak paham. Di beberapa kasus sebelumnya jelas sekali tak lebih mencari kasihan alias playing victim," jelas Faisal.

"Kami sejak awal menolak mengotori demokrasi dengan cara melanggar hukum. Tapi jangan pula dipancing-pancing dengan tudingan tidak mendasar," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

Dia meminta timses Mualem-Dekfad berhati-hati dengan provokasi. "Jangan terpancing isu-isu murahan begini," kata Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPA Partai Aceh itu.

Juru Bicara Relawan Tim Pemenangan Mualem-Dekfad, Rozzy Wanela, menyebutkan relawan relawan Mualem-Dek Fadh di Aceh Tamiang mengaku tidak pernah terlibat dalam aktivitas yang dapat merugikan pihak manapun. Menurutnya, tuduhan ancaman tersebut tidak berdasar

"Kami selalu mengedepankan kampanye yang santun dan mengajak masyarakat untuk memilih berdasarkan visi dan misi, bukan dengan cara-cara yang mengancam," jelas Rozzy.

Sekretaris Relawan Rumah Kita Bersama (RKB) Aceh Tamiang, Safuan (sebelumnya tertulis Safwan) membuat laporan ke Polres Aceh Tamiang terkait dugaan pengancaman yang diterimanya. Dia juga menyebutkan nama terduga pelaku di dalam laporannya.

"Jam 2 siang tadi kita sudah ke Polres untuk buat laporan, dan korban langsung di BAP di Reskrim. Ini baru selesai," kata Ketua RKB Aceh Tamiang Asrizal Asnawi kepada detikSumut, Senin (11/11).

Menurutnya, polisi juga menyita baju yang dipakai korban saat kejadian. Baju itu disebut putus kancingnya saat ditarik terduga pelakunya.

"Ancaman bunuh itu berulang-ulang diucapkan pelaku. Pelaku juga menanyakan siapa beking korban," jelas Asrizal.




(agse/mjy)

Agenda Pilkada 2024

Peraturan KPU 2/2024 tentang Tahapan dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2024
2024
22 September 2024
Penetapan Pasangan Calon
25 September 2024- 23 November 2024
Pelaksanaan Kampanye
27 November 2024
Pelaksanaan Pemungutan Suara
27 November 2024 - 16 Desember 2024
Penghitungan Suara dan Rekapitulasi Hasil Perhitungan Suara

Berita Terpopuler


Hide Ads