Makanan tradisional khas Mandailing Natal (Madina) Toge Panyabungan, salah satu menu berbuka puasa yang banyak di incar ketika bulan Ramadan. Tidak heran, banyak warga di Kota Medan membeli hidangan tersebut dengan porsi yang banyak.
Di dalam satu porsi Toge Panyabungan, ada isian cendol, candil, tape, lupis, dan kacang merah, yang disiram santan dan gula merah cair. Kuliner ini lebih nikmat disantap ketika dingin saat berbuka.
Selain rasanya enak, segar dan manis, makanan ini pun masih tergolong murah dibanderol seharga Rp 15.000 rupiah. Isian Toge tersebut ada beberapa macam, sehingga membuat perut nyaman dan kenyang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah seorang pedagang Toge Panyabungan di depan Masjid Perjuangan 45, Jalan HM Yamin, Medan, Wak Do, mengatakan sejak dari hari pertama bulan Ramadan lapaknya mulai banyak didatangi pembeli. Ia juga menyebut jelang berbuka antrean cukup panjang.
"Dari hari pertama puasa, sudah mulai banyak yang beli. Ramainya pas ketika berbuka, agak repot memang tapi bersyukur dagangan setiap bulan Ramadan laris," ucapnya, Minggu (1/3/2026).
Wak Do juga mengatakan Toge Panyabungan setiap tahunnya, menjadi incaran warga Medan untuk menu berbuka. Ia mengaku penjualannya selama Ramadan tahun ini meningkat terus.
"Dari tahun ke tahun, Toge ini jadi incaran warga yang berbuka maupun mereka yang tidak beragama muslim. Bahkan sehari bisa habis satu panci besar saking ramainya," tuturnya.
Sementara itu, salah satu warga, Nadin, mengatakan ia telah beberapa kali membeli kuliner Toge Panyabungan itu. Ia menilai cocok dinikmati sebagai bukaan disaat bulan Ramadan.
"Sudah sering ke sini, pokoknya selama Ramadan ini beberapa kali sama abang ini. Toge ini enak disantap pas berbuka puasa rasanya mantap dan banyak isianya," kata Nadin.
Selain itu, Nadin juga mengatakan ia rela mengantre sampai setengah jam hanya untuk mendapatkan kuliner yang mirip cendol itu. Ia juga mengatakan harga makanan khas Madina itu termasuk terjangkau.
"Gak papa nunggu, asal kan dapat karena ini kan bentar lagi mau berbuka jadi wajar ramai pembeli. Kalau untuk harganya masih murah sih menurutku Rp 15.000 rupiah karena bahan-bahanya sedap apalagi gulanya asli," kata Nadin.
Lebih lanjut, Nadin mengaku membeli 6 porsi untuk berbuka bersama keluarga di rumah. Selain itu, ia juga membeli makanan takjil lainnya.
"Aku sudah pesan 6 porsi untuk berbuka bersama keluarga di rumah dan mereka sudah menunggu. Memang rasanya enak dan nyaman diperut setelah puasa seharian," tandas Nadin.
(dhm/dhm)











































