Bikin Konten Bawa Celurit-Soft Gun, Anggota Geng Motor di Medan Ditangkap

Finta Rahyuni - detikSumut
Jumat, 21 Agu 2026 11:59 WIB
Pelaku JR usai ditangkap petugas kepolisian. (Foto: dok. Polrestabes Medan)
Medan -

Polisi menangkap anggota geng motor yang kerap mengunggah konten tengah menenteng celurit hingga senjata airsoft gun di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut). Pelaku ini juga sering terlibat tawuran.

Dilihat detikSumut, Jumat (21/8/2026), akun itu bernama @simplelife._mandala. Ada 27 unggahan di akun tersebut.

Unggahan itu beragam, seperti video saat geng motor itu tawuran, foto celurit yang digunakan para pelaku saat tawuran, video saat seseorang memegang senjata, dan video saat seorang pria tengah berjoget sambil menenteng celurit.

Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Medan Iptu Bimo Ramadhani Setiadi mengatakan pihaknya telah menangkap pemilik akun @simplelife._mandala itu. Pelaku berinisial JR (16) itu ditangkap di rumahnya di Desa Marindal II, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, sekira pukul 05.00 WIB, tadi.

"Sudah kami tangkap pagi tadi," kata Bimo saat dikonfirmasi detikSumut.

Bimo menyebut pelaku memang anggota geng motor bernama Simple Life Mandala itu. Base camp geng motor ini berada di Kecamatan Percut Sei Tuan.

"(Berdasarkan pengakuan pelaku) ketua geng motornya tidak ada karena semua sama rata," ujarnya.

Bimo mengatakan akun ini kerap memvideokan aksi saat geng motor itu membawa celurit di jalanan Kota Medan. Selain sebagai pemilik akun, JR juga berperan sebagai penggerak massa saat akan tawuran, yang melakukan provokasi serta yang memegang celurit.

Tak hanya menangkap pelaku, polisi juga mengamankan ponsel yang digunakan pelaku untuk mengunggah konten itu serta celurit.

"Selanjutnya, Timsus JCS dan Opsnal Unit Resmob langsung memboyong pelaku dan barang bukti senjata tajam ke Polrestabes Medan guna pemeriksaan lebih lanjut," jelasnya.

Mantan Kanit Reskrim Polsek Medan Helvetia itu juga memberikan penjelasan terkait konten senjata airsoft gun yang diunggah di akun itu. Bimo menyebut senjata tersebut pada saat divideokan itu dipegang oleh anggota geng motor yang lain. Namun, video itu direkam beberapa tahun lalu dan senjata itu telah dijual para pelaku.

"Yang memegang soft gun itu video lama, bukan video baru. Kalau pengakuannya (pelaku) sudah dijual di Percut," ujarnya.

Sejauh ini, pihak kepolisian masih memeriksa pelaku terkait kasus ini.



Simak Video "Video: Polisi Tembak Geng Motor Bersenjata di Makassar"

(fnr/nkm)
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork