Polisi masih mengusut kasus penganiayaan seorang warga hingga tewas di Kawasan PT Agrinas Palma Nusantara (APN), Labuhanbatu Utara (Labura) yang melibatkan oknum TNI. Sejauh ini sudah ada 10 saksi yang diperiksa.
"Saat ini ada sepuluh orang yang sudah diperiksa," kata Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya saat dikonfirmasi detikcom Kamis (18/6/2026).
Penanganan kasus ini, kata dia, melibatkan Subdenpom I/1-2 TNI - AD Rantauprapat. Pasalnya, ada oknum TNI yang diduga ikut terlibat melakukan penganiayaan.
"Masih dalam penyelidikan. Sesegera mungkin akan kami tetapkan tersangkanya," ucapnya.
AKBP Wahyu menjamin seluruh proses penanganan kasus akan dilakukan secara profesional, cepat, serta sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Namun, pihaknya tidak ingin terburu-buru dalam menetapkan tersangka.
"Jangan sampai kami salah menetapkan tersangka," ujarnya.
Langkah-langkah penyelidikan dan penyidikan terus dilakukan guna mengungkap fakta-fakta yang diperlukan dalam perkara tersebut. Bahkan, jenazah telah diautopsi sebagai bagian dari proses pembuktian dalam penyidikan.
"Jenazah kemudian dibawa ke RSU Rantauprapat untuk dilakukan autopsi guna memastikan penyebab kematian," katanya.
Simak Video "Video Terdakwa Pembunuhan Kacab Bank Dituntut Bayar Restitusi Rp5,8 M"
(astj/astj)