Edarkan Sabu ke Pekerja Kebun, Bandar Narkoba di Siantar Ditembak Polisi

Mhd Ilham Pradilla - detikSumut
Jumat, 24 Apr 2026 22:28 WIB
Foto: Tersangka saat digiring petugas kepolisian dengan kondisi kaki kanan tertembak. (Mhd Ilham Pradilla/detikSumut)
Medan -

Seorang bandar narkoba bernama Rahmad Efendi Hasibuan (30), ditembak petugas Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut saat dilakukan pengembangan kasus. Pelaku selama ini disebut kerap mengedarkan sabu kepada para pekerja kebun.

Adapun tindakan tegas terukur terpaksa dilakukan karena pelaku sempat melawan petugas.

"Iya, kami tangkap dan melakukan tindakan tegas terukur (tembak) karena pelaku berusaha melarikan diri dan melakukan perlawanan saat proses pengembangan," ucap Dirresnarkoba Polda Sumut, Kombes Andy Arisandi, kepada detikSumut, Jumat (24/4/2026).

Tersangka ditangkap pada Kamis (23/4/2026) sekira pukul 13.30 WIB, di sebuah rumah kos di Jalan Penyabungan, Kelurahan Timbang Galung, Kecamatan Siantar Barat.

"Dari hasil penggerebekan di kamar kos pelaku, petugas menemukan sebanyak 86 bungkus sabu dengan berat bruto sekitar 26,7 gram," katanya.

Ia mengatakan lokasi tersebut memang dikelilingi area perkebunan yang menjadi tempat masyarakat berkegiatan mencari nafkah.

"Target pemasaran pelaku adalah para pekerja kebun di sekitar lokasi karena wilayah tersebut didominasi area perkebunan," jelasnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tersangka mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari seseorang bernama Leman di wilayah Tembung, Kota Medan. Polisi saat ini masih melakukan pengembangan untuk membongkar jaringan yang lebih luas.

"Kami akan terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap jaringan di atasnya, termasuk asal barang dan jalur distribusinya," kata pihak kepolisian.

Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa pelaku telah beroperasi selama kurang lebih dua tahun. Pelaku kerap menyasar kalangan pekerja kebun sebagai pasar utama.

Pelaku juga diketahui kerap berpindah-pindah tempat kos untuk menghindari kejaran aparat. Pihak kepolisian akan meningkatkan pengawasan terhadap rumah kos yang diduga kerap dijadikan lokasi transaksi narkoba.

"Kami akan lebih fokus melakukan pengawasan terhadap rumah kos yang berpotensi dijadikan tempat peredaran narkotika," tegasnya.

Saat ini, tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Kantor Ditresnarkoba Polda Sumut untuk proses hukum lebih lanjut.



Simak Video "Video: Tampang Aipda AK Bandar Narkoba Majene yang Diamankan BNN Sulbar"

(mjy/mjy)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork