Bocah 3 Tahun di Sergai Diculik, Pelaku Ditangkap

Bocah 3 Tahun di Sergai Diculik, Pelaku Ditangkap

Mhd Ilham Pradilla - detikSumut
Rabu, 18 Mar 2026 12:00 WIB
Bocah 3 Tahun di Sergai Diculik, Pelaku Ditangkap
Foto: Polisi saat merilis kasus penculikan anak usia 3 tahun di Sergai, Sumut. (dok. Humas Polres Sergai)
Serdang Bedagai -

Kasus penculikan anak di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara (Sumut) berhasil diungkap polisi. Dua pelaku yang merupakan sepasang kekasih ditangkap.

"Pelaku penculikan terhadap anak sudah ditangkap. Pelakunya dua orang, Anita dan Zulkifli," ujar Kasi Humas Iptu LB Manullang kepada detikSumut, Selasa (17/3/2026) malam.

Polisi mengungkap motif penculikan terhadap bocah perempuan inisial F (3) diduga karena rasa cemburu. Pelaku diduga kesal karena tidak pernah mendapat uang dari ibu korban, meski ikut membantu menjaga anak tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mungkin pelaku cemburu karena ibu kandung korban sering mengirim uang kepada keluarga yang merawat anaknya. Sementara pelaku yang turut membantu menjaga tidak pernah mendapat imbalan," ucapnya.

Adapun korban penculikan diketahui selama ini tinggal bersama kakek dan neneknya, Efendi (64) dan Irawati (59), karena ibu korban bekerja sebagai TKI di Malaysia. Namun pada (8/2/2026), bocah perempuan tersebut dilaporkan hilang setelah tidak terlihat seharian.

ADVERTISEMENT

Keluarga sempat melakukan pencarian, namun tidak menemukan hasil. Sementara pelaku saat ditanya keberadaan korban sempat memberi keterangan mencurigakan.

Pelaku mengatakan kepada keluarga korban bahwa bocah tersebut telah meninggal dunia akibat tenggelam di sungai.

"Mungkin sudah meninggal, hanyut di sungai dekat rumah," ujarnya.

Warga dan keluarga sempat mencari ke sungai, tetapi korban tidak ditemukan. Kasus itu kemudian dilaporkan ke Polres Serdang Bedagai laporan polisi LP/B/88/11/2026/SPKT.SAT RESKRIM/POLRES SERGAI POLDA SUMUT, tanggal 07 Maret 2026

Dari hasil penyelidikan, korban ternyata dibawa ke Kota Medan oleh pelaku. Korban kemudian diserahkan kepada ayah tirinya, Zulkifli.

Keduanya sempat membawa korban ke wilayah Galang, Kabupaten Deli Serdang, sebelum akhirnya dibawa ke Kota Medan. Polisi menyebut Anita dan Zulkifli memiliki hubungan asmara.

Anita diketahui seorang janda. Sementara Zulkifli merupakan suami dari ibu korban.

Dalam perjalanannya, korban sempat beberapa kali dipindahkan. Bahkan, pelaku Anita sempat membawa korban ke rumah seorang pria bernama Ajo dan menikah dengannya.

Namun, sehari setelah menikah, Anita kembali membawa korban dan meninggalkan pria tersebut.

Pada (21/2/2026) korban sempat dititipkan kepada warga di sekitar tempat tinggal Ajo. Kepada warga, pelaku mengaku korban adalah anak kandungnya.

"Pelaku menitipkan korban ke salah seorang warga, dengan dalil akan berangkat ke Malaysia, kedepannya akan memberikan imbalan berupa uang terhadap orang yang menjaga korban,"ujarnya.

Beberapa waktu kemudian, Anita kembali ke kampung halamannya di Sergai.

Perkembangan terbaru, pada 5 Maret 2026, Zulkifli mendatangi Anita untuk menanyakan keberadaan korban. Saat itu, pelaku menyebut korban berada di rumah temannya.

Hingga pada akhirnya, pelaku mengakui perbuatannya dan memberi tahu keberadaan korban. Polisi kemudian menjemput korban dan menyerahkan ke pihak keluarga.

"Setelah dilakukan pendalaman pihak kepolisian, ternyata korban masih hidup dan dititipkan kepada salah seorang warga di Kota Medan. Bahkan pelaku membuat surat perjanjian dengan penjaga anak, hingga akhirnya korban dikembalikan ke keluarganya," pungkasnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Aksi Nekat 3 Pria Tanam Ganja di Belakang Rumah Berujung Ditangkap"
[Gambas:Video 20detik]
(mjy/mjy)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads