Pelat Mobil yang Ditabrak Kakak Beradik di Medan Tidak Terdaftar

Pelat Mobil yang Ditabrak Kakak Beradik di Medan Tidak Terdaftar

Goklas Wisely - detikSumut
Rabu, 05 Okt 2022 23:30 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Medan -

Polsek Medan Labuhan menyelidiki kasus kakak beradik yang tewas tertabrak mobil saat mengejar penjambret di Jalan Kapten Rahmad Buddin, Medan. Penjambret dan pemilik mobil yang ditabrak kakak beradik itu masih diselidiki.

"Penjambretan masih diselidiki. Kalau untuk pengendara mobil yang tabrakan dengan korban masih dicek juga," kata Kanit Lantas Polsek Medan Labuhan Iptu R Handoko saat dikonfirmasi detikSumut, Rabu (5/10/2022).

Dari keterangan saksi, kata Handoko, pengendara mobil yang ditabrak itu menggunakan seragam TNI AL. Namun saat diselidiki, Handoko mengatakan pelat mobil itu tidak terdaftar.


"Memang kata saksi, pengendara mobil itu menggunakan pakaian angkatan laut. Celana loreng. Cuma kira cek mobilnya tidak terdaftar atau terindentifikasi," sambungnya.

Artinya, lanjut Handoko, nomor pelatnya tidak selaras dengan mobil yang dikendarainya. Pihaknya pun sejauh ini belum bisa memastikan bahwa pengendara mobil itu adalah anggota angkatan laut atau bukan.

"Dia mengendarai mobil bersama wanitanya. Ya mungkin istrinya. Memang mereka ini sempat tidak mau membawa korban ke rumah sakit. Tapi karena ada warga di sekitar minta tolong biar dibawa, makanya dilarikan ke rumah sakit," ucapnya.

Sesampainya di rumah sakit mengantarkan korban, pengendara mobil buru-buru beranjak dari lokasi. Bahkan sempat beralasan ingin ke kantor polisi. Akan tetapi, sampai saat ini pengendara mobil belum ada melapor.

Sebelumnya diberitakan, SM (20) dan MK (12), kakak beradik tewas usai menabrak mobil. Kedua almarhum menabrak mobil karena sedang mengejar jambret.

Ibu korban, Sari Angelina menceritakan awalnya anak pertamanya SM dan anak keempatnya MK beranjak dari rumah untuk mencari makan.

"Itu Sabtu (1/10) malam. Jadi anak saya berangkat naik sepeda motor. Lalu tak lama kemudian saya dapat kabar mereka tabrakan," kata Sari saat dikonfirmasi detikSumut, Selasa (4/10).

Diketahui peristiwa itu berlokasi di Jalan Kapten Rahmad Buddin, Kecamatan Medan Marelan. Informasi yang didapatinya dari warga sekitar, awalnya tas SM dijambret pengendara lain.

Karena tas SM berisi barang-barang berharga, SM langsung mengejar pelaku. Nahasnya, dari arah berlawanan, ada mobil yang melintas dan terjadi tabrakan.

MK saat itu langsung tewas di lokasi. Sementara SM tergeletak di atas jalan dengan tubuh yang berdarah. Mirisnya, pengemudi mobil BK 1322 DO saat itu sempat ingin menghiraukan kedua korban.



Simak Video "Sakit Hati Dibilang Pengangguran, Pria di Medan Tusuk Keponakan"
[Gambas:Video 20detik]
(afb/afb)