Mahfud Meminta Kasus Sambo Ditangani Jaksa Terbaik

Nasional

Mahfud Meminta Kasus Sambo Ditangani Jaksa Terbaik

Tim detikNews - detikSumut
Minggu, 02 Okt 2022 20:22 WIB
Momen kebersamaan Irjen Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
Foto: Momen kebersamaan Irjen Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi. (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Medan -

Menteri Koordinator Hukum dan Hak Azasi Manusia (Menkopolhukam) Mahfud MD mengharapkan agar kasus Irjen Ferdy Sambo ditangani jaksa terbaik. Selain itu, mantan ketua MK tersebut juga meminta agar jaksa yang menangani pelaku pembunuhan berencana terhadap brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J tersebut dikarantina.

"Harapan kita semua setelah (kasus) Pak Sambo rampung, tugas Polri menurut saya selesai, beralih. Oleh sebab itu, kita semua akan mengawal Kejagung. Kita sudah koordinasi dengan jampidum agar dipilih jaksa terbaik dan dikarantina agar tidak ada yang meneror, menghubungi dan sebagainya dan itu sudah dilakukan," kata Mahfud dalam acara konferensi pers rilis survei Indikator Politik secara daring, Minggu (2/10/2022) seperti dilansir dari detikNews.

Berkas perkara Ferdy Sambo dinyatakan lengkap atau P21 oleh Kejagung. Menko Polhukam Mahfud Md mengatakan rampungnya berkas perkara ini menandakan tugas Polri sudah selesai dalam memproses hukum pembunuhan berencana yang dilakukan mantan Kadiv Propam Polri tersebut.


Seiring dengan itu, Mahfud mengatakan saat ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan jaksa agung muda bidang tindak pidana umum (Jampidum) Kejagung. Mahfud meminta agar dipilih jaksa terbaik dan dikarantina untuk menghindari teror.

Mahfud melanjutkan, kepercayaan terhadap Kapolri Jenderal Listyo Sigit meningkat saat proses penanganan kasus Sambo. Menurutnya, hal ini lantaran Jenderal Sigit tegas saat mengambil langkah selama perkara Sambo.

"Dari perjalanan kasus ini kita sebenarnya bisa mengambil kesimpulan yang sejajar temuan Pak Burhan (Direktur Eksekutif Indikator Politik Burhanudin Muhtadi) tadi, kepercayaan terhadap Polri itu naik, tetapi berbeda kepercayaan terhadap institusi dan Kapolri. Kepercayaan terhadap Kapolri lebih tinggi daripada kepercayaan terhadap institusinya. Nah menurut saya ini benar karena bagaimanapun kasus Sambo itu bisa saja tersendat atau berbelok kalau Kapolri tidak tegas," kata dia.

Kapolri selalu menyesuaikan dengan aspirasi masyarakat misalnya bahwa skenarionya harus diubah dari tembak menembak menjadi pembunuhan, bahwa harus diautopsi ulang. Polri mengikuti terus, termasuk aspirasi masyarakat agar Putri itu ditahan.

Mantan Ketua MK ini berharap Kejagung dapat menjalankan proses hukum Sambo dengan baik karena menyangkut masalah kemanusiaan.

"Oleh sebab itu, kita harapan ini juga bisa terjadi di Kejaksaan Agung dan kita kawal karena ini menyangkut masalah kemanusiaan. Kalau korupsi barangkali masih bisa main-main dengan korupsi orang yang mengawasi itu, kalau ini mudah-mudahan semuanya tersentuh, ini masalah kemanusiaan," kata dia.



Simak Video "Mahfud Sebut Sopir Istri Sambo Jadi Tersangka Ketiga Kasus Brigadir J"
[Gambas:Video 20detik]
(bpa/bpa)