KPK Kasasi Hukuman Anak Alex Noerdin Disunat PT Jadi 4 Tahun Penjara

Sumatera Selatan

KPK Kasasi Hukuman Anak Alex Noerdin Disunat PT Jadi 4 Tahun Penjara

Prima Syahbana - detikSumut
Kamis, 29 Sep 2022 17:37 WIB
KPK menetapkan Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin menjadi tersangka suap berkaitan dengan suap pengadaan barang dan jasa infrastruktur. Dodi langsung ditahan di rutan KPK.
Dodi Reza memakai baju tahanan KPK (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
Palembang -

KPK akan mengajukan kasasi terhadap hukuman mantan Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza Alex Noerdin, di kasus suap Dinas PUPR. Kasasi itu di ajukan lantaran hukuman Dodi yang telah disunat Pengadilan Tinggi Palembang menjadi empat tahun penjara.

"Terhadap putusan banding (Dodi Reza) itu kami penuntut umum KPK akan mengajukan upaya hukum, kasasi," kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK, Taufik Ibnugroho ketika dikonfirmasi wartawan, Kamis (29/9/2022).

Meski KPK telah membuat pernyataan tersebut, anak Gubernur Sumsel dua periode Alex Noerdin itu, melalui kuasa hukumnya menyebut masih enggan menyatakan sikap. Hal itu, katanya, dikarenakan dikarenakan pihaknya belum menerima salinan putusan di tingkat banding.


"Karena, kita juga belum menerima salinan putusan tingkat banding. Tentunya nanti setelah diterima, kami akan bertukar pikiran untuk menentukan langkah selanjutnya," kata Kuasa hukum Dodi, Waldus Situmorang, terpisah.


Diketahui hakim Pengadilan Tinggi Palembang mengabulkan permohonan banding yang diajukan Dodi dalam perkara dugaan suap penerimaan hadiah atau janji pengadaan barang dan jasa infrastruktur pada Dinas PUPR, yang menjeratnya.

Dodi yang sebelumnya tak puas demgan vonis dari Hakim PN Tipikor Palembang enam tahun penjara, kemudian mengajukan Banding. Dari banding itu, hukuman Dodi pun disunat PT Palembang menjadi empat tahun penjara.

Vonis itu tertuang dalam situs Pengadilan Tinggi Palembang yang dilansir detikSumut, Kamis (15/9/2022). Di situs tersebut vonis dibacakan mejelis hakim di sidang musyawarah, 12 September 2022.

"Memperbaiki Putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Palembang Nomor 19/Pid.Sus-TPK/2022/PN.Plg tanggal 5 Juli 2022, yang dimintakan banding tersebut," tulis dalam situs tersebut.

Perbaikan putusan terkait lamanya pidana penjara dan pidana tambahan membayar uang pengganti. Dalam putusannya, majelis hakim menyatakan terdakwa Dodi Reza Alex Noerdin secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan berlanjut. Majelis pun kemudian menjatuhkan pidana penjara empat tahun pada Dodi Reza Alex Noerdin.

"Menjatuhkan pidana penjara oleh karena itu kepada terdakwa Dodi Reza Alex Noerdin dengan pidana penjara selama empat tahun," kata majelis dalam salinan putusan itu.

Selain itu, majelis menjatuhkan pidana denda kepada terdakwa Dodi Reza Alex Noerdin sebesar Rp 250 juta dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar, maka diganti dengan pidana kurungan selama lima bulan. Selain itu, majelis juga menghukum terdakwa Dodi Reza Alex Noerdin untuk membayar uang pengganti sebesar Rp 2,8 miliar.

"Dengan ketentuan barang bukti berupa uang yang dirampas untuk negara sebesar Rp.1.643.550.000 + Rp.143.550.000 diperhitungkan sebagai pengembalian uang pengganti. Sehingga terdakwa masih harus membayar uang pengganti sebesar Rp 1.156.450.000," katanya.

Sekedar informasi, KPK awalnya menetapkan Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin menjadi tersangka suap berkaitan dengan suap pengadaan barang dan jasa infrastruktur. Dodi kemudian didakwa dan divonis enam tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Palembang.

Anak mantan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin itu divonis bersalah menerima fee proyek di Dinas PUPR. Vonis itu lebih rendah dari tuntutan JPU, yakni 10 tahun 7 bulan.



Simak Video "KPK Umumkan Hakim Agung Gazalba Saleh Tersangka Kasus Korupsi!"
[Gambas:Video 20detik]
(astj/astj)