Kasus Siswi Diperkosa Kepsek yang Diadukan ke Hotman Akan Dihentikan

Datuk Haris Molana - detikSumut
Rabu, 28 Sep 2022 18:08 WIB
Konferensi pers di Polda Sumut kasus siswi diperkosa kepsek
Foto: Konferensi pers di Polda Sumut kasus siswi diperkosa kepsek (Datuk/detikSumut)
Medan -

Ditreskrimum Polda Sumut bakal menghentikan kasus siswi diduga diperkosa kepala sekolah (kepsek) di Medan, Sumatera Utara. Polisi menyebut banyaknya ketidaksesuaian keterangan baik dari pelapor, anak korban maupun anak saksi.

Dirkrimum Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja mengatakan pada hari ini pihaknya melaksanakan gelar perkara terkait dugaan cabul seorang anak berinisial N. Dalam gelar perkara itu, polisi mengundang pengawas dari internal maupun eksternal.

Tatan kemudian menyampaikan secara singkat penanganan perkara tersebut di mana pelapornya berinisial I dan terlapornya ada empat orang dari salah satu SD di Medan.


"Dari proses yang kami tangani, kami telah melakukan pemeriksaan saksi 31 orang baik itu dari anak korban, anak saksi, pelapor, dari pihak sekolah, dari warung-warung yang ada di depan sekolah, termasuk beberapa ahli dan dari dinas PPA provinsi dan Kota Medan," kata Tatan, Rabu (28/9/2022).

Selain pemeriksaan saksi, beberapa barang bukti juga turut disita, alat bukti termasuk terkait dengan objek atau TKP yang telah dilakukan rekontruksi.

Kemudian Tatan menyebut pihaknya telah melakukan prarekontruksi sebanyak dua kali di mana pertama dilakukan oleh Polrestabes Medan dan kemudian pada Juli 2022 dilanjutkan prarekontruksi kedua oleh Polda Sumut.

Kemudian, perkara tersebut naik ke tingkat penyidikan. Namun, dari hasil paparan yang disampaikan bahwa banyak ketidaksesuaian keterangan baik dari pelapor, anak korban maupun saksi.

"Kami sampaikan di sini terkait penanganan perkara ini sudah naik sidik, namun dari hasil yang kami sampaikan tersebut banyaknya ketidaksesuaian keterangan baik dari pelapor, anak korban maupun anak saksi. Jadi dikuatkan dengan fakta yang ada terkait dengan ketidaksesuaian tersebut," sebut Tatan.

"Jadi pada intinya perkara itu akan kami hentikan dengan kesepakatan hasil gelar yang kami lakukan," sebut Tatan.

Walaupun akan dihentikan, penyidik tetap menyelidiki hasil visum korban lantaran hasilnya keluar sehari setelah dilaporkan ke polisi. Hasil visum ditemukan bekas luka di selaput dara anak tersebut.

Kemudian, soal laporan adanya serbuk putih yang diduga dicekoki hingga anak tersebut pingsan. Hasil pemeriksaan, polisi pun tidak menemukan adanya zat berbahaya.

"Tidak ditemukan kandungan narkotika maupun psikotropika terhadap botol minuman yang telah disita dari pelapor atau anak yang diminum pada saat sebelum terjadi dugaan pencabulan," sebut Tatan.

Kasus Siswi Diperkosa Kepsek Ini Diunggah Hotman Paris di Media Sosial, Baca Selengkapnya di Halaman Berikut.....



Simak Video "Momen Hotman Paris Bertemu 'Kembaran' yang Sempat Viral Kerja di SPBU"
[Gambas:Video 20detik]