Kesal gegara HP Rusak, Pria Palembang Tembakkan Airsoft Gun di Mal

Sumatera Selatan

Kesal gegara HP Rusak, Pria Palembang Tembakkan Airsoft Gun di Mal

Prima Syahbana - detikSumut
Selasa, 27 Sep 2022 15:35 WIB
Polisi tangkap pria yang tembakkan airsoft gun di IP Mall Palembang.
Polisi menangkap pria yang menembakkan airsoft gun di IP Mall, Palembang. (Prima Syahbana/detikSumut)
Palembang -

Seorang pria bernama Angga (32) di Palembang, Sumatera Selatan, ditangkap polisi karena menembakkan senjata api jenis airsoft gun dan menganiaya seorang pemilik konter ponsel di Internasional Plaza (IP). Dia nekat melakukan penganiayaan dan pengancaman karena kesal iPhone-nya yang hendak diperbaiki malah makin rusak.

"Pelaku mengaku kesal ke korban karena software HP-nya sudah diganti pelaku," kata Kapolsek Ilir Timur I Palembang Kompol Ginanjar, Selasa (27/9/2022).

Peristiwa penembakan airsoft gun satu kali ke atas dan disertai pemukulan terhadap korban, Nofi Hardi (47), itu terjadi di IP Mall, yang beralamat di kawasan Jenderal Sudirman, Ilir Timur I, Palembang, tadi malam sekitar pukul 20.30 WIB.


"Kejadiannya itu semalam di IP Mall sekitar pukul 20.30 WIB," katanya.

Menurut Ginanjar, peristiwa tu bermula saat pelaku memperbaiki iPhone-nya di konter HP milik korban beberapa waktu lalu.

"Karena tidak puas, dari keterangan pelaku ke kita, bahwa software ponselnya sudah diganti. Korban dan pelaku awalnya terlibat cekcok," ujarnya.

Saat cekcok keduanya berlangsung, pelaku mengeluarkan airsoft gun yang ia bawa dan menembak ke atas sebanyak satu kali. Selain meletuskan tembakan, pelaku memukul kepala korban.

Polisi yang menerima laporan itu langsung menuju lokasi kejadian dan mengamankan pelaku tanpa perlawanan. Pelaku beserta barang bukti pun dibawa ke kantor polisi untuk diperiksa.

Atas perbuatannya, Angga kini ditahan dan dijerat tentang tindak pidana penganiayaan sebagaimana Pasal 251 KUHPidana.

"Pelaku kita kenai Pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara," jelas Ginanjar.

Saat diwawancarai terpisah, Angga mengakui perbuatannya. Dia mengaku nekat menembakkan airsoft gun dan memukul korban karena emosinya yang tak terbendung. Dia mengatakan airsoft gun itu ia beli untuk berjaga-jaga dan baru digunakan satu kali.

"Saya membeli airsoft gun itu Rp 4,5 juta karena untuk berjaga diri saja karena di daerah saya banyak begal dan baru satu kali itulah saya gunakan," ungkapnya.



Simak Video "Melelahkan Sekaligus Menyenangkan Bermain Airsift Gun, Aceh"
[Gambas:Video 20detik]
(dpw/dpw)