Sumatera Selatan

Perampok di SPBU Sumsel Buntuti Korban Sejak dari Bank

Prima Syahbana - detikSumut
Selasa, 27 Sep 2022 12:33 WIB
Peristiwa perampokan di salah satu SPBU di OKU, Sumsel terekam CCTV.
Peristiwa perampokan di salah satu SPBU di OKU, Sumsel terekam CCTV. (Foto: Istimewa/tangkapan layar)
Ogan Komering Ulu -

Polisi terus menyelidiki kasus perampokan terhadap dua karyawan perkebunan di SBPU Lubuk Batang, Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan (Sumsel). Pelaku yang diketahui berjumlah tiga orang disebut telah membuntuti korban sejak dari bank.

"Jadi, saat di perjalanan mereka itu sudah di buntuti oleh tiga orang. Itu terekam dari CCTV lain yang kita selidiki," kata Kasat Reskrim Polres OKU AKP Hilal kepada detikSumut, Selasa (27/9/2022).

Ketiga pelaku tersebut, kata Hilal, diduga mulai membuntuti mobil korban sejak keluar dari bank usai mengambil uang yang rencananya akan dibawa ke kawasan TOR, dengan melintas di SPBU Lubuk Batang.


"Mereka sudah di buntuti ketiga pelaku sejak keluar dari bank tersebut membawa uang yang rencananya akan dibawa ke kawasan TOR dengan melintasi TKP," ungkapnya.

Hilal mengungkapkan, ketiga pelaku saat itu menggunakan dua sepeda motor. Satu pelaku sendirian, sementara dua pelaku lainnya berboncengan. Dua motor itu juga terlihat berada di lokasi saat aksi perampokan berlangsung.

"Mereka (pelaku) menggunakan dua motor, yang satu sendirian dan yang dua lagi berboncengan. Dan saat di lokasi kejadian motor itu juga ada," bebernya.

Sebelumnya, Hilal mengatakan bahwa uang ratusan juta rupiah yang dirampok tersebut merupakan uang milik perusahaan perkebunan kelapa sawit, PT Mitra Ogan yang hendak digunakan untuk membayar gaji karyawan.

"Mereka yang lagi melakukan pencairan uang di Bank Mandiri untuk pembayaran gaji, setelah keluar dari Bank membawa uang itu kemudian terjadilah kejadian tersebut saat mobil itu berhenti di SPBU," katanya.

Peristiwa itu terjadi di SPBU kawasan Lubuk Batang, OKU, Senin (26/9) kemarin sekitar pukul 14.00 WIB. Polisi yang kini tengah menyelidiki kasus tersebut mengatakan korban diduga mengalami kerugian Rp 491 juta.

"Laporannya itu sudah kita terima, kerugiannya sekitar Rp 491 juta. Sampai saat ini kita masih lidik," jelasnya.



Simak Video "3 Perampok Perhiasan Emas Lansia di Jambi Dibekuk"
[Gambas:Video 20detik]
(dpw/dpw)