Aceh

Detik-detik Istri Napi Lapas Idi Bawa Pistol Pesanan Suami ke Penjara

Agus Setyadi - detikSumut
Rabu, 17 Agu 2022 09:26 WIB
handgun with bullets on the wooden surface, closeup with vignette, useful for various security,protection or criminal topics
Ilustrasi pistol. (Foto: Dok. Thinkstock)
Aceh Timur -

Sepucuk senjata api (senpi) rakitan jenis pistol serta delapan peluru berhasil diselundupkan ke Lapas Idi, Aceh Timur. Pistol itu diduga dibawa keluarga salah satu narapidana (napi).

"Menurut informasi sementara, pelaku penyelundup senpi tersebut istri salah satu narapidana yang datang besuk hari Sabtu sore," kata Kepala Kanwil Kemenkumham Aceh, Meurah Budiman kepada detikSumut, Rabu (17/8/2022).

Senjata itu diduga dipasok pada Sabtu (13/8). Ketika perempuan itu datang, petugas pemeriksaan wanita telah pulang kantor sehingga tidak ada lagi yang menggeledah badan.


"Sehingga petugas laki-laki tidak berani menggeledah bodi tamu perempuan secara langsung dan ini resisten sekali," jelas Meurah.

Meurah mengatakan, pistol itu diduga sengaja dipesan untuk dibawa ke lapas. Ada tiga napi yang diduga terlibat dalam penyelundupan senjata itu yaitu HAM tersandung kasus narkoba dan divonis seumur hidup, ZB napi kasus narkotika yang divonis 12 tahun penjara. Seorang lagi MNH, napi korupsi yang dihukum 5 tahun bui.

Penemuan pistol itu berawal dari informasi intelijen yang diperoleh Meurah terkait adanya penyelundupan senjata ke lapas. Begitu mendapat informasi, Meurah langsung memerintah Plt Kalapas Idi untuk menggeledah penjara tersebut.

"Senpi dan peluru ditemukan petugas Satops Patnal Lapas Idi sekitar pukul 14.30 WIB Senin (15/8). Senpi lengkap dengan magazen dan amunisi saat ditemukan dalam kondisi dibungkus dengan kain sarung dan disimpan di pot bunga di sekitar kamar nomor 13 dan 14," ujarnya.

Senjata yang ditemukan itu telah diserahkan ke Polres Aceh Timur. Meurah menduga, pistol tersebut dipakai untuk mengganggu keamanan dan ketertiban lapas.

"Informasinya senjata api itu akan digunakan untuk pelarian narapidana dan gangguan keamanan dan ketertiban lapas lainnya," jelas Meurah.

Meurah menyerahkan pengembangan kasus itu ke Polres Aceh Timur. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Kapolres.

"Selanjutnya kita menunggu hasil pengembangan yang dilakukan oleh pihak kepolisian Polres Aceh Timur," kata Meurah.



Simak Video "Bakamla Gagalkan Penyelundupan Senpi Ilegal di Perairan Ambon"
[Gambas:Video 20detik]
(agse/dpw)