Sumatera Selatan

Polisi Buru 2 Rekan Bripda Kurniadi Pencuri Mesin ATM di Lubuklinggau

Prima Syahbana - detikSumut
Selasa, 16 Agu 2022 11:48 WIB
Bripda M Kurniadi, oknum polisi Polres Empat Lawang ditangkap kasus pencurian mesin ATM di Lubuklinggau. (Dok. Istimewa)
Bripda M Kurniadi, oknum polisi Polres Empat Lawang ditangkap kasus pencurian mesin ATM di Lubuklinggau. (Dok. Istimewa)
Lubuklinggau -

Polisi telah menetapkan oknum bintara Polres Empat Lawang, Bripda M Kurniadi alias MK (26) sebagai tersangka kasus pencurian mesin ATM di Lubuklinggau, Sumatera Selatan. Selain menahan MK, polisi kini memburu kedua rekannya yang ikut serta dalam aksi tersebut.

"Oknum anggota Polres Empat Lawang itu sudah jadi tersangka dan ditahan," kata Kapolres Lubuklinggau, AKBP Harissandi, Selasa (16/8/2022).

Menurut Haris, saat melakukan aksinya Bripda Kurniadi tidak beraksi seorang diri. Dia dibantu oleh dua orang rekannya yang kini diburon polisi.


"Tersangka ini beraksi bersama dua rekannya. Jadi, tersangkanya itu ada tiga," katanya.

Hanya saja, sambungnya, saat dilakukan penangkapan di kediamannya masing-masing kedua rekan Bripda Kurniadi tersebut sudah melarikan diri.

"Yang dua lagi masih kita kembangkan. Masih kita kejar karena saat kita melakukan penangkapan di rumahnya, tidak ada," terangnya.

Akibat perbuatannya, Bripda Kurniadi kini ditahan dan dikenakan Pasl 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Dia juga diperiksa Propam terkait pelanggaran disiplin sebagai anggota Polri.

"Untuk barang bukti 1 unit mobil dan 1 unit mesin ATM Bank BRI juga sudah kita amankan. Untuk barang bukti uang tunai Rp 500 juta lebih itu, juga sudah dititip rawat ke pihak BRI Cabang Lubuklinggau," jelasnya.

Diketahui, peristiwa perampokan mesin ATM itu terjadi di sebuah gerai ATM di depan Kantor Pengadilan Agama, Jalan Yos Sudarso, Lubuklinggau Timur 1, Lubuklinggau, pada Minggu (14/8) pukul 05.00 WIB.

Menurut polisi, Bripda Kurniadi nekat melakukan aksi pencurian itu karena dia terlilit utang gegara kecanduan judi slot.

Dalam aksinya, MK mencuri Mesin ATM itu bersama dua rekannya dengan cara ditarik menggunakan sling baja yang diikatkan pada mobil Taft Hilene BG 1298 AR. Mobol itu dia pinjam. Namun, aksi itu gagal dan mereka kabur karena bobot mesin yang berat dan juga dipergoki warga sekitar.

Atas kejadian itu, BRI Cabang Lubuklinggau mengalami kerugian berupa 1 unit mesin ATM uang pecahan Rp 100 ribu yang rusak berikut sejumlah uang di dalamnya, dengan total kerugian sekitar Rp 500 juta rupiah.

(dpw/dpw)